Mengantarkan Arwah Leluhur ke Surga

Warga Desa Parit, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mempunyai hajatan besar

Editor: Edinayanti

TRIBUNKALTENG.COM - Warga Desa Parit, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mempunyai hajatan besar yakni menggelar upacara tiwah massal, Rabu (27/11/2013). Untuk mengadakan tiwah massal dibutuhkan persiapan panjang dan dana yang tidak sedikit.
Persiapan tiwah di Desa Parit berlangsung hampir sebulan.

Biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit, hampir Rp 1 miliar. Menurut Murset, panitia upacara ritual adat tiwah, biaya tersebut ditanggung bersama oleh warga yang menyumbang sesuai kemampuan untuk masing-masing keluarga. Jumlah kerbau yang dipotong sebanyak 17 ekor, sapi 5 ekor dan babi 50 ekor.
"Yang mahal itu untuk pembuatan sandung. Satu sandung bisa
habis (biaya) hampir Rp 90 jutaan," katanya.

Sandung atau rumah kecil merupakan tempat untuk mengumpulkan kerangka jenazah sebagai tempat peristirahatan terakhir. Pada acara tiwah kali ini sebanyak 87 kerangka dimasukkan ke dalam sandung yang terdiri dari 15 kerangka anak-anak dan sisanya kerangka dewasa.

 
Kepala Desa Parit, Suberlon U Kuyun mengatakan, tiwah merupakan prosesi mengantarkan roh leluhur yang telah meninggal dunia dengan cara menyucikan dan memindahkan kerangka dari tempat pemakaman menuju tempat yang disebut sandung.

"Upacara adat Tiwah bertujuan meluruskan perjalanan roh atau arwah menuju Lewu Tatau atau surga sehingga hidup tenteram dan damai di alam Sang Kuasa," kata Suberlon.

Menurut  Suberlon, ritual Tiwah sudah dilaksanakan sejak ratusan tahun silam oleh umat Hindu Kaharingan. Pihak keluarga yang masih hidup berkewajiban mengadakan tiwah sebagai bukti kecintaan terhadap leluhur dan menanggung seluruh biayanya.

Upacara tiwah massal itu juga menarik perhatian wisatawan. Pungkal, Kabid Bina Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotawaringin Timur, mengatakan pihaknya memang menjadikan upacara tiwah ini sebagai agenda wisata untuk menarik kunjungan wisatawan ke Sampit.

"Bahkan, ke depan nantinya para tamu atau wisatawan yang datang akan disiapkan rumah di desa yang khusus menggelar tiwah," katanya.

Tahun 2014 di Kota Sampit akan digelar tiga tiwah massal. "Kita sudah promosikan acara ini melalui website Kotawaringin Timur untuk mengundang wisatawan yang berminat datang ke sini," tambah Pungkal.
 

Sumber: Kompas.com
Tags
Tiwah
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved