Kabar Murungraya

Saat Digeledah, Pemuda Ini Simpan 1 Paket Sabu di Saku Celana

Saat TK (30) digeledah, ditemukan satu paket diduga sabu dalam plastik kecil transparan seberat 0,32 gram dikantong kiri belakang celana panjang

Saat Digeledah, Pemuda Ini Simpan 1 Paket Sabu di Saku Celana
(istimewa/humas polda kalteng)
TK (30) Pengedar sabu saat diamankan polisi dengan barang bukti 1 paket sabu.

TRIBUNKALTENG.COM, PURUKCAHU - Seorang pemuda dengan inisial TK (30) tinggal di Jalan Jenderal Ahmad Yani RT. 001 RW. 003 depan Pangkalan Gas LPG H. Fajar Kelurahan Beriwit,  Purukcahu, Kabupaten Murungraya, Kalteng, ditangkap karena kedapatan membawa sabu di saku celananya.

Penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan TK sering membawa sabu sehingga akhirnya, informasi tersebut ditindaklanjuti oleh petugas dengan mengintai pelaku dan menangkapnya saat melakukan transaksi, Minggu (2/12/2018) malam.

Kapolres Murungraya, AKBP Esa Estu Utama, melalui Kasatresnarkoba Iptu G.S. Rahail, mengatakan penangkapan pelaku TK (30) berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan TK sering membawa sabu di satu tempat.

Soal Tuduhan Pengaturan Skor, Manajemen Kalteng Putra Mengamuk dan Ancam Lapor Polisi

Laporan Ada Kerusakan di Jembatan Pulau Telo, Satlantas Polres Kapuas Lakukan Ini

Banjir Rendam Tujuh Titik Jalan Antar Kabupaten di Kalteng, PUPR Minta Bantuan ke Pusat

“Kami kemudian melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi dan keberadaan pelaku tersebut,” kata Iptu G.S Rahail, Senin (3/12/2018).

Petugas kemudian melakukan penyergapan yang langsung dipimpin Kasatrenarkoba bersama anggotanya.

"Saat dilakukan penggeledahan badan, ditemukan satu paket diduga sabu dalam plastik kecil transparan seberat 0,32 gram dikantong kiri belakang celana panjang pelaku," ujarnya.

Pelaku dan barang bukti sudah di amankan di Mapolres murungraya (Mura)  untuk proses penyidikan lebih lanjut. 

Akibat perbuatan tersangka akan dikenakan Pasal 112 ayat 1 sub 127 ayat 1 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika."Ancaman hukuman paling singkat 4 tahun paling lama 12 tahun dan denda minimal Rp 800 Juta, maksimal 8 Milyar,” ungkap Iptu G.S Rahail.(tribunkalteng/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved