Kalteng Kita

2019 Mulai Dibangun, Jalan Poros Tengah Trans Kalimantan Bukitrawi Dibiayai Pusat

Rencana pembangunan jalan tersebut direspon positif warga Gunungmas dan DAS Barito yang selama ini menggunakan jalan tersebut.

2019 Mulai Dibangun, Jalan Poros Tengah Trans Kalimantan Bukitrawi Dibiayai Pusat
tribunkalteng.com/faturahman
Jalan Palangkaraya tujuan Gunungmas, hingga sejumlah kabupaten di DAS Barito, tepatnya di Desa Bukitrawi (Pulangpisau) Kalteng selalu terendam saat musim penghujan, sehingga terjadi antrean panjang kendaraan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kementerian PUPR akhirnya menyetujui pembangunan jalan bebas banjir di Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah, Desa Bukitrawi Kabupaten Pulangpisau, Kalteng, dengan pola pileslab atau jalan layang.

Kepastian tersebut diungkapkan Kepala Dinas PUPR Kalteng, Salahuddin, menjawab pertanyaan wartawan terkait masih rawannya jalan penghubung Palangkaraya, ke sejumlah kabupaten di DAS Barito, Gunungmas dan daerah di Kalsel tersebut.

Menurut Salahuddin, pihaknya sudah mendapat kepastian dari Kementerian PUPR terkait pembangunan jalan yang selama ini selalu terendam banjir akibat Sungai Kahayan meluap tersebut dengan model pileslab.

Pembangunan Jalan Bukitrawi Diusulkan Pakai Konstruksi Bebas Banjir

Rusia Kalah 3 Gol dari Tuan Rumah Jerman di Laga Persahabatan

"Sudah bisa dipastikan pembangunan jalan sejauh tiga kilometer Desa Bukitrawi akan dibangun dengan model pileslab, tetapi pembangunannya bertahap hingga beberapa kali anggaran," ujar Salahuddin, Jumat (16/11/2018).

Dikatakan, untuk pembangunan tahap awal akan dilakukan dalam tahun depan dengan dana Rp67 miliar sejauh 800 meter kemudian berlanjut pada tahun berikutnya hingga tuntas tiga kilometer.

"Jalan layang dibangun di sebelah jalan yang sudah ada sehingga akan ada dua jalur di bukitrawi, sejauh tiga kilometer tersebut," ujarnya.

Rencana pembangunan jalan tersebut direspon positif warga Gunungmas dan DAS Barito yang selama ini menggunakan jalan tersebut.

"Semoga saat kami bolak-balik ke Palangkaraya tidak kebanjiran lagi," ujar Ilham warga Gunungmas.

Senada diungkapkan, Farel, salah satu sopir travel jurusan Palangkaraya-Buntok, yang mengaku senang dengan pembangunan jalan tersebut."Penumpang kami tak akan lagi estapet saar melalui jalan tersebut," ujarnya.

(www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved