Kabar Kalsel

Balita Penderita Obesitas Asal Tapin Meninggal Dunia di ICU RSUD Ulin, ''Adik sudah Tidak Ada''

Almarhum Hanum sudah dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin sekitar 55 hari sejak masuk pada 29 Agustus 2018.

Balita Penderita Obesitas Asal Tapin Meninggal Dunia di ICU RSUD Ulin, ''Adik sudah Tidak Ada''
Four Finding Home
Ilustrasi balita 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Balita asal Kabupaten Tapin, Muhammad Hero Hanum (4,7) yang mengidap penyakit obesitas dikabarkan telah meninggal dunia di ruang ICU RSUD Ulin Banjarmasin, Senin (22/10/2018) pertengahan malam.

Sebelumnya Hanum telah divonis mengidap penyakit Obesitas, Preumenia, Susp' Kpo, dan Chusying Sindrom. Sehingga menyebabkan komplikasi infeksi paru-paru, jantung, diabetes, batuk, dan diare.

Almarhum Hanum sudah dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin sekitar 55 hari sejak masuk pada 29 Agustus 2018.

Baca: Hanom Bocah Obesitas Asal Tapin Tak Bisa Diinfus, Asupan Nutrisi Terpaksa Lewat Suntikan

Baca: Laga Napoli Kontra PSG Imbang 2-2 di Babak Ketiga Grup C Liga Champions 2018-2019

Baca: Marcos Alonso Cetak 15 Gol dalam 92 Penampilan, Kontraknya Diperpanjang di Chelsea Hingga 2023

"Adik sudah tidak ada," begitu pesan singkat yang dikirimkan oleh kaka kandung balita tersebut, Lady Surya Lestari (22) pada banjarmasinpost.co.id, Selasa (23/10/2018) pukul 00.01 Wita.

Almarhum Hanum berasal dari Desa Suato Lama RT 07, RW 03, Kecamatan Salam Babaris, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Sebelum meninggal dunia, almarhum Hanum sempat mengalami kondisi kritis dengan keadaan jantung melemah dan sesak nafas.

(Banjarmasinpost.co.id/airul syahrif)

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved