Kabar Kalsel

Hanom Bocah Obesitas Asal Tapin Tak Bisa Diinfus, Asupan Nutrisi Terpaksa Lewat Suntikan

Muhammad Hero Hanom (4)penderita obesitas asla Tapin Saat ini Hanom sedang di rawat di ruangan ICU RSUD Ulin Banjarmasin.

Hanom Bocah Obesitas Asal Tapin Tak Bisa Diinfus, Asupan Nutrisi Terpaksa Lewat Suntikan
facebook/Teddy Al Fatih
Balita asal Tapin, M Hero Hanom (4) harus dirawat intensif di RSUD Ulin Banjarmasin setelah mengalami obesitas yang menyebabkannya mengalami komplikasi sejumlah penyakit. 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Kabar seorang balita asal Kabupaten Tapin mengidap penyakit obesitas di Favebook benar adanya.

Informasi tersebut didapat dari akun Facebook Teddy Al Fatih pada Selasa (9/10) di grup Habar Banua 6+.

Melansir dari banjarmasinpost.co.id  bahwa balita tersebut bernama Muhammad Hero Hanom (4).

Saat ini Hanom sedang di rawat di ruangan ICU RSUD Ulin Banjarmasin.

Baca: Uji Coba Jelang Piala AFC U-19 2018, Timnas U-19 vs Yordania, Ini Jadwal Siaran Langsung di RCTI

Kakak kandung balita tersebut, Lady Surya Lestari (22) membenarkan tentang penyakit yang diderita adik kandungnya saat ini.

Komplikasi penyakit yang diderita M Hero Hanom (4) akibat obesitas yang dideritanya.
Komplikasi penyakit yang diderita M Hero Hanom (4) akibat obesitas yang dideritanya. (istimewa)

Baca: Uji Coba Jelang Piala AFC U-19 2018, Timnas U-19 vs Yordania, Ini Jadwal Siaran Langsung di RCTI

Baca: Polisi Tangkap Bandar Narkoba di Sampit dan Temukan Ini

Baca: Nyangkut di Pohon dan Berlumur Lumpur, Bayi Dua Bulan Ditemukan Selamat 5 Hari Setelah Tsunami

Saat ini Hanom tidak bisa diinfus. Karena dokter kesulitan mencari urat pembuluh darahnya. Sehingga hanom harus mendapat asupan nutrisi dari suntikan dan selang minum melalui hidung.

"Dia ini anaknya gak bisa di infus. Jadi lewat suntik makannanya. Misalnya dia kalau dalam satu hari harus minum obat sepuluh kali, jadi dia harus disuntik sepuluh kali juga. Dia ini kalau makan itu sesak nafas. Jadi itu minum aja lewat hidung. Jadi sebelah kanan selang oksige, dan kiri selang minum, minum susu," tutur Lady.

Hanom merupakan balita asal Desa Suato Lama RT 007, RW 003, Kecamatan Salam Babaris, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Baca: Cegah Kasus Perdagangan Orang, Menteri Yohana Kuatkan Gugus di Daerah

Baca: Ratna Sarumpaet Ternyata Punya Menu Khusus, Menolak Makanan yang Disediakan Polisi

Balita berusia empat tahun tujuh bulan tersebut mengidap penyakit obesitas, preumenia, susp' kpo, dan chusying sindrom.

Obesitas yang dialami Hanom menyebabkan komplikasi infeksi paru-paru, jantung, diabetes, dan diare.

Untuk warga yang ingin menyalurkan donasi dapat mengirimkan melalui Rekening Bank BTN 00010-01-61-003766-6
A.n. Lady surya lestari. Hanom lahir dari keluarga yang sederhana. Saat ini balita tersebut dirawat dengan biaya dari BPJS.

(banjarmasinpost.co.id/airul syahrif)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved