Kabar Kalimantan

Bohong Kabar Habib Habib Umar Bin Hafidz Ditangkap, Penyebar Bisa Dijerat UU ITE

Bahkan, tidak hanya jajaran Polresta Samarinda saja yang bergerak, namun tim Cyber Polda Kaltim juga turut serta.

Bohong Kabar Habib Habib Umar Bin Hafidz Ditangkap, Penyebar Bisa Dijerat UU ITE
Tribun Kaltim/Nevrianto
Habib Umar bin Al Hafidz bersama Gubernur Isran Noor,Wagub Hadi Mulyadi para Habaib di panggung tablig akbar sejuta doa unruk Kaltim di Stadion Sempaja jalan Wahid Hasyim Samarinda, Kamis (11/10/2018) malam 

TRIBUNKALTENG.COM - Kabar ditangkapnya Al Habib Umar Bin Hafidz oleh Densus 88 sempat viral di media sosial.

Dari pantauan TRIBUNKALTIM.CO, terdapat beberapa akun yang memposting mengenai ditangkapnya Al Habib Umar Bin Hafidz saat hendak keluar dari masjid Islamic Center, Samarinda pada Jumat (12/10) silam usai mengisi majelis.

Kepolisian tidak tinggal diam terkait kabar yang dinilai menyesatkan itu. Semua akun maupun informasi yang ada, akan dipelajari dan ditindaklanjuti oleh kepolisian.

"Semua kita pelajari dulu, semua informasi yang ada akan kita cek," ucap Wakapolresta Samarinda, AKBP Dedi Agustono, Senin (14/10/2018).

Bahkan, tidak hanya jajaran Polresta Samarinda saja yang bergerak, namun tim Cyber Polda Kaltim juga turut serta.

Baca: Siang Ini Tablig Akbar Habib Umar di Samarinda, Ribuan Jamaah Padati Masjid Islamic Center

Baca: Ular Piton Jatuh dari Atas Plafon, Karyawan Bank di Tiongkok Berlarian

Baca: 28 Juta Data Akun Facebook Bocor, Ini yang Dilakukan Komisi Perlindungan Informasi Jepang

"Bersama tim Cyber Polda, dan Reskrim, tapi hingga saat ini belum ada indikasi mengarah ke seseorang maupun kelompok," jelasnya.

"Pihak panitia penyelenggara maupun pihak yang dirugikan hingga saat ini belum membuat laporan. Bagi pelakunya akan dijerat UU ITE," tambahnya.

Dia pun kembali menegaskan, bahwa kabar ditangkapnya Al Habib Umar Bin Hafidz oleh Densus 88 tidaklah benar.

Saat itu, aparat dengan persenjataan lengkap memang sengaja dikerahkan untuk memberikan pengamanan ekstra kepada guru besar.

"Itu memang proses pengamanan, bukan ditangkap. Kabar itu tidak benar," tegasnya.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved