KPAI Protes Ada Kampanye Politik di Sekolah dan Pesantren, Mendagri Ralat Pernyataan

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, sempat menyatakan tidak masalah bila sekolah dan pesantren menjadi tempat kampanye.

KPAI Protes Ada Kampanye Politik di Sekolah dan Pesantren, Mendagri Ralat Pernyataan
(kompas.com)
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo 

TRIBUNKALTENG.COM, BANDUNG - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, sempat menyatakan tidak masalah bila sekolah dan pesantren menjadi tempat kampanye.

Catatannya, asal tidak menggunakan anggaran daerah dan mengajak Aparatur Sipil Negara.

Komisioner KPAI Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak, Jasra Putra, menyayangkan pernyataan Mendagri yang mengizinkan kandidat capres atau cawapres melakukan kampanye di sekolah.

Mengacu pada Undang-undang perlindungan anak nomor 35 tahun 2014 pasal 15, ucap Jasra Putra, anak memiliki hak untuk dilindungi dari penyalahgunaan politik.

Baca: Polemik Impor Beras, Jokowi Panggil Mendag dan Dirut Bulog

Baca: Jatuh, Semua Pesawat Tempur Tercanggih F-35 Ditarik Sementara

Baca: Masih Gagal Download Kartu Pendaftaran PNS 2018 di sscn.bkn.go.id? Pakai Cara Ini

Menurut dia, lembaga pendidikan sejatinya harus steril dari tempat kampanye oleh timses, kandidat, dan panitia.

Hal itu juga sejalan dengan UU pemilu nomor 7 tahun 2017 pasal 280 ayat 1, yang memiliki pesan yang sama untuk perlindungan anak dalam larangan lembaga pendidikan dipakai untuk kampanye.

"Kita berharap penyelenggara Pemilu (KPU-Bawaslu) untuk bisa menjalankan regulasi tersebut secara tegas sehingga lembaga pendidikan bisa berjalan sesuai tujuanya yakni menciptakan anak-anak Indonesia yang memiliki keunggulan intelektual, emosial, dan spritual yang baik," ujar Jasra Putra saat dihubungi Tribun Jabar, Jumat (12/10/2018).

Mengutip Kompas.com, Tjahjo Kumolo, melontarkan pernyataan itu kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Ketika, Tjahjo tidak mempermasalahkan jika kampanye terkait Pemilu Presiden 2019 dilakukan di lembaga pendidikan, termasuk pesantren. 

Sehari berselang, Tjahjo Kumolo, meralat pernyataannya. Menurutnya, bukan kampanye yang boleh dilakukan lembaga pendidikan, termasuk pesantren, melainkan hanya sebatas sosialisasi.  

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul KPAI Tolak Ada Kampanye Politik di Sekolah, Termasuk Pesantren, Mendagri Ralat Pernyataan

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help