Kabar Palangkaraya

Ketua Bawaslu Kalteng Janji Netral Meski Kakak Ipar Mencaleg

Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah, Satriadi menegaskan akan tetap akan bersikap netral dan profesional dalam menjalankan tugasnya.

Ketua Bawaslu Kalteng Janji Netral Meski Kakak Ipar Mencaleg
tribunkalteng.com/faturahman
Ketua Bawaslu Kalteng, Satriadi 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -  Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah, Satriadi menegaskan akan tetap akan bersikap netral dan profesional dalam menjalankan tugasnya selama pelaksanaan pemilu 2019 mendatang.

Penegasan sikapnya itu disampaikan terkait dengan keikutsertaan salah satu anggota keluarganya yang turut maju sebagai calon anggota DPRD Provinsi Kalteng.  Caleg yang dimaksudkannya bernama Ratna Arnawatie yakni caleg nomoir urut 3 dapil 5 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Dia kakak kandung  istri Saya, dan kemaren juga sudah saya sampaikan kepada rekan-rekan anggota Bawaslu Provinsi Kalteng, bahkan juga sudah saya sampaikan secara terbuka dihadapan seluruh rekan-rekan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kalteng saat kegiatan Rapat Kerja Teknis Penanganan Pelanggaran Pemilihan Legislatif dan Pmilu Presiden, di Palangka Raya, 25-27 September 2018, ” kata Satriadi, Jumat (5/10/2018).

Baca: 2 Kunci Rahasia Lulus Tes CPNS 2018, Semua Punya Peluang Lolos!

Baca: Diselimuti Kabut Asap, Atraksi Terjun Payung Meriahkan HUT Ke-73 TNI di Polda Kalteng

Baca: Jelang MotoGP Thailand 2018, Pebalap MotoGP Prihatin Korban Gempa, Indonesia in Our Hearts

Seuai ketentuan pada Peraturan Dewan Kehoratan Penyelenggara Pemilu (DKPP-red) Nomor 2 tahun 2017 tentang Kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara Pemilihan Umum, pada pasal 8 menyatakan dalam melaksanakan prinsip mandiri.

"Penyelenggara Pemilu bersikap dan bertindak secara terbuka dalam rapat apabila memiliki hubungan keluarga atau sanak saudara dengan calon, Peserta Pemilu, dan tim kampanye,” kata Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah, Satriadi.

Menurut Satriadi, penyampaian secara terbuka tersebut disampaikan pada rapat seluruh Ketua dan anggota Bawaslu Kalteng pada tanggal 21 September 2018, setelah keluarnya penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah.

Itu, telah diumumkan oleh KPU Provinsi Kalimantan Tengah melalui pengumuman Nomor:262/PL.01.4-Pu/62/Prov/ 2018 tentang Pentapan daftar calon tetap anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah pada Pemilihan Umum Tahun 2019.

Baca: Selamat Ulang Tahun TNI, Simak Alasan ABRI Berubah Nama Jadi TNI

Baca: Ratna Sarumpaet Dijemput Saat Sudah Berada di Pesawat, Begini Kronologi Penangkapannya

Dikatakan, dalam rapat tersebut, Satriadi secara tegas menyatakan bahwa meski ada anggota keluarga yang maju sebagai calon legislatif dalam Pemilu 2019, namun dia tetap menjaga integritas, netralitas, profesionalitas, dan tetap independen.

"Terutama dalam pelaksanaan tugas-tugas dan fungsi baik selaku penyelenggara Pemilu, terlebih sebagai Ketua Bawaslu yang tentu saja memiliki tugas dalam hal-hal pengawasan para peserta Pemilu, termasuk caleg," ujarnya. (tribunkalteng.com/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved