Kabar Kalsel

Kabar Tsunami Merebak, Ratusan Warga Sarangtiung Kotabaru Sempat Eksodus

Selain membuat panik warga Sarangtiung, tidak kecuali masyarakat Kotabaru khususnya dibuat resah.

Kabar Tsunami Merebak, Ratusan Warga Sarangtiung Kotabaru Sempat Eksodus
istimewa/Polsek Pulaulaut Utara
Kapolsek Pulaulaut Utara Iptu Iksan Prananto Sik mengimbau masyarakat di Desa Sarangtiung yang sempat mengungsi karena isu hoax. 

TRIBUNKALTENG.COM, KOTABARU - Warga Desa Sarangtiung, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru tidak hanya dibuat resah. Namun mereka juga sempat melakukan eksodus usaha untuk menyelamatkan diri.

Eksodus warga yang mayoritas tinggal di pesisir pantai, Senin (1/10/2018) sore hingga malam tadi karena beredarnya kabar palsu atau hoax yang viral di sosial media. Mengatakan akan terjadi gelombang pasang setinggi 7 meter di perairan Kotabaru (Sarangtiung).

Ratusan warga sempat memilih mengungsi di daerah tinggi (gunung), karena hoax yang mengabarkan akan terjadi tsunami.

Selain membuat panik warga Sarangtiung, tidak kecu

Baca: MotoGP Thailand 2018 Akhir Pekan Ini, Belum Mengenal Trerk

Baca: Panduan Lancar Akses Link sscn.bkn.go.id, Situs Pendaftaran CPNS 2018

Baca: Evaluasi Embarkasi Haji Antara, Komite III DPD RI ke Palangkaraya

ali masyarakat Kotabaru khususnya dibuat resah.

Terkait kabar hoax itu, mengantisipasi keresahan warga meluas. Jajaran kepolisian resort (Polres) Kotabaru, BPBD, kades dan relawan dan instansi terkait langsung mengambil langkah.

Mengimbau warga sempat mengungsi ke gunung untuk kembali ke rumah serta memberikan penjelasan warga, bahwa kabar tersebut hanya hoax.

"Kami memberikan imbauan kepada masyarakat bahwa issu adanya tsunami tidak benar. Kami imbau masyarakat kembali ke rumah masing-masing," kata Kapolsek Pulaulaut Utara Iptu Iksan Prananto Sik kepada banjarmasinpost.co.id.

Terpisah, Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto MH Sik kepada banjarmasinpost mengatakan, keresahan sempat dialami masyarakat di desa Sarangtiung karena isu hoax.

Kapolres membenarkan, masyarakat sempat mengungsi ke gunung di wilayah sekitar. Itu berawal adanya kabar beredar di media sosial yang menyebutkan kapal Awu-Awu melihat gelombang besar.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved