Kabar Kapuas

Bocah 5 Tahun Alami Luka Bakar dari Ledakan yang Terjadi Saat Mengais Sampah

Warga sekitar langsung membawanya ke Puskesmas terdekat. Korban diberi obat oleh petugas Puskesmas.

Bocah 5 Tahun Alami Luka Bakar dari Ledakan yang Terjadi Saat Mengais Sampah
Istimewa
Korban yang mengalami luka bakar sampah tiba-tiba meledak, Ahmad Rizal (5), warga Kompleks Pasar Arba, Desa Tamban Baru Tengah RT3, Kecamatan Tamban Kapuas Kalteng dibawa ke RSUD dr H Soemarno Kapuas, Selasa (19/6/2018) siang. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Para orangtua harus ketat mengawasi anak-anaknya pada saat sedang bermain.

Apalagi bermain di tempat jauh tanpa ijin orangtua. Seperti yang dialami Ahmad Rizal (5).

Bocah lelaki ini mengalami luka bakar di bagian dada hingga ke perut akibat sampah yang terbakar, dengan tiba-tiba ada benda yang meledak mengenai bagian dada dan perut.

Suara tangisan dan raungan kesakitan korban membuat warga sekitar berdatangan.

Baca: Kebakaran di Pasar Besar Palangkaraya, Api Mengamuk di Pasar Ikan

Baca: Cukup Bayar Rp 30 Ribu Ketemu Lucinta Luna, Pertanda Karirnya Meredup?

Baca: Jelang Pendaftaran CPNS 2018, Ini Kanal Resmi yang Dapat Dikunjungi 10 Juta Orang

Warga sekitar langsung membawanya ke Puskesmas terdekat. Korban diberi obat oleh petugas Puskesmas.

Lantaran luka yang diderita korban tergolong parah, menjelang sore, warga Kompleks Pasar Arba, Desa Tamban Baru Tengah RT3, Kecamatan Tamban Kapuas Kalteng dibawa ke RSUD dr H Soemarno Kapuas.

Insiden yang dialami korban terjadi di tempat pembuangan sampah sementara (TPS), sekitar Pasar Arba, Desa Tamban Baru Kapuas Kalteng, Selasa (19/6/1018) sekitar pukul 12.30 WIB.

Korban tampaknya mengalami luka bakar cukup serius. Sehingga harus dirujuk ke RSUD Kapuas. Korban mengalami luka bakar 30 persen, trauma dan kondisi sadar.

"Pada saat kejadian, korban mengenakan baju kaos. Namun pada saat terjadi ledakan, api langsung membakar kaos dan kulit dada sampai ke bagian perut korban," ungkap warga yang menolong korban dan mengevakuasinya ke Puskesmas.

Kapolsek Kapuas Kuala Iptu Juhri Muhammad yang dikonfirmasi belum menerima laporan kejadian itu.

Dikatakannya, apakah kejadiannya di Tamban Batola (Kalsel) atau Tamban Kapuas (Kalteng). Sebab keduanya berbatasan. (TRIBUNKALTENG.COM/Jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help