Kabar Kapuas

Kaget Temukan Dua Remaja di Kecamatan Bataguh Derita Polio, Begini Reaksi Kadinkes

Setelah dilakukan pemberian bimbingan, pemeriksaan, petugas memberikan kursi roda cuma-cuma.

Kaget Temukan Dua Remaja di Kecamatan Bataguh Derita Polio, Begini Reaksi Kadinkes
jumadi
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, yang diwakili Kabid Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit (P2P), dr Tri (berjulbab), saat memberikan kursi roda kepada penderita lumpuh layu atau polio 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Pada saat kunjungan dari rombongan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, bersama petugas Puskesmas Kecamatan Bataguh di wilayah Bataguh, rombongan menemukan dua orang remaja yang terkena polio atau menderita kelumpuhan, Sabtu (10/6/2018) kemarin.

Kepada Tribunkalteng.com, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Apendi, Minggu (10/6/2018) sangat menyayangkan kejadian itu.

Seharusnya jauh-jauh hari sebelum terjadi kelumpuhan, pihak orangtua harus memeriksakan diri kedua anak mereka ke Puskesmas.

"Sebab untuk memeriksakan diri ke Puskesmas tidak bayar," ungkap Apendi.

Baca: Sempat Menghilang dan Akhirnya Serahkan Diri ke KPK, Bupati Tulungagung Mengaku Galau

Baca: Daging Empuk untuk Santapan Lebaran, Ini 7 Cara Jitu Memasaknya

Baca: Identik Digunakan Guru saat Beri Penilaian ke Murid, Ternyata Begini Asal Usul Tanda Ini

Ditambahkannya, kenapa sampai terjadi seperti ini, penyebabnya antara lain akibat prilaku hidup masa lalu dan ini terjadi puluhan tahun yg lalu karena tidak di imunisasi.

"Untuk itu kami menyarankan kepada anak usia 13 tahun dan mengalami gejala lumpuh layu (polio) agar segera cepat dibawa ke RSUD Kapuas untuk ditangani. Kami juga mengimbau bagi orang tua yang memiliki anak Balita agar jangan sampai tidak terimunisasi," pinta Apendi yang sangat peDuli terhadap kesehatan.

Diketahuinya ada dua orang remaja yang menderita polio adalah dalam rangka "Ketuk rumah hidup sehat dan jemput bola".

Pada hari yang sama dengan petugas Puskesmas yang berbeda, petugas menemukan satu orang dewasa yang menderita lumpuh layu akibat terkena polio, yakni di Kecamatan Mantangai.

Setelah dilakukan pemberian bimbingan, pemeriksaan, petugas memberikan kursi roda cuma-cuma.

Kebetulan yang ikut rombongan dari dinas kesehatan adalah dr Tri Lestari selaku Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas.

Agar masyarakat tahu, tambah Apendi bahwa pemeriksaan kesehatan dari rumah ke rumah gratis dan tidak dipunggut biaya. (TRIBUNKALTENG.COM/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help