Power Bank Dilarang Masuk Pesawat, Ini Jenis Baterai Lithium yang Dibolehkan Dibawa

Aturan power bank yang berlaku per 9 Maret 2018 ini sudah diterapkan oleh sejumlah maskapai saat ini.

Power Bank Dilarang Masuk Pesawat, Ini Jenis Baterai Lithium yang Dibolehkan Dibawa
Lumia Conversation
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Dirjen Perhubungan Udara Kementeri Perhubungan mengeluarkan surat edaran yang melarang power bank dengan ukuran tertentu dibawa ke dalam pesawat.

Larangan power bank  ini termuat dalam Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2018 tentang Ketentuan Membawa Pengisi Baterai Portabel dan Baterai Lithium Cadangan Pada Pesawat Udara.

Aturan power bank yang berlaku per 9 Maret 2018 ini sudah diterapkan oleh sejumlah maskapai saat ini.

Baca: Guru Bejat Ajarkan Masturbasi pada Murid SD, Ini Hadiah dari Polisi

"Ketentuan itu telah diatur sebagaimana pada kebijakan standarisasi keselamatan penerbangan Kementerian Perhubungan," kata Senior Manager Public Relation Garuda Indonesia Ikhsan Rosan Selasa (13/3/2018).

Ikhsan menjelaskan, berdasarkan ketentuan yang ditetapkan, maka besaran daya power bank yang diizinkan untuk dibawa ke pesawat adalah yang berkapasitas maksimal 20.000 mAh atau tidak lebih dari 100 watt per hour dengan voltase 5 volt.

Baca: Klaim Tembak Mati 15 Polisi, Kelompok Taliban Kuasai Pusat Distrik di Wilayah Afghanistan Barat

Bila penumpang membawa power bank dengan daya yang lebih dari itu, maka wajib untuk melaporkannya ke petugas untuk mendapatkan persetujuan.

"Dan hanya diperbolehkan membawa maksimal dua unit power bank untuk setiap penumpang," tutur Ikhsan.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso menyebut bahwa penumpang yang membawa perangkat tersebut tidak diizinkan untuk mengisi daya atau terhubung dengan perangkat elektronik lain selama penerbangan.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help