Kabar Dunia

Klaim Tembak Mati 15 Polisi, Kelompok Taliban Kuasai Pusat Distrik di Wilayah Afghanistan Barat

Taliban juga merilis foto-foto yang menunjukkan anggota mereka tengah berada di kota tersebut usai pertempuran.

Klaim Tembak Mati 15 Polisi, Kelompok Taliban Kuasai Pusat Distrik di Wilayah Afghanistan Barat
Countercurrents
Pejuang Taliban. 

TRIBUNKALTENG.COM , ANAR DARA - Kelompok Taliban dilaporkan telah menguasai sebuah pusat distrik di wilayah Afghanistan Barat di provinsi Farah yang berbatasan dengan Irak.

Menurut pemerintah setempat, Taliban telah melakukan perlawanan terhadap pasukan Afghanistan di wilayah tersebut selama beberapa bulan terakhir.

Juru bicara gubernur provinsi Farah, Naser Mehri, dilansir Arab News, menyampaikan pada Senin (12/3/2018), kelompok besar anggota Taliban telah menguasai pusat distrik Anar Dara pada Minggu (11/3/2018), setelah melalui pertempuran selama berjam-jam.

Baca: Taliban Culik Anggota Dewan Perdamaian Afganistan

Juru bicara Taliban, Qari Yousuf Ahmadi mengatakan, setidaknya 15 petugas kepolisian Afghanistan telah menjadi korban tewas. Sementara sejumlah kendaraan militer turut disita bersama dengan sejumlah besar amunisi.

Taliban juga merilis foto-foto yang menunjukkan anggota mereka tengah berada di kota tersebut usai pertempuran.

Pejabat setempat sebelumnya menyampaikan, kelompok Taliban telah menimbulkan kerugian besar terhadap pasukan khusus Afghanistan di distrik lain di provinsi Farah.

Baca: IAIN Palangkaraya Masuk 15 Besar Visiting RELO Kedubes AS

Tekanan Taliban di wilayah tersebut semakin meningkat setelah serangan udara AS dan operasi militer Afghanistan yang menimbulkan korban berat pada kelompok tersebut di provinsi Helmand, yang menjadi ladang opium utama sekaligus kawasan penting bagi pemberontak.

Meski sejumlah wilayah masih dan kembali dikuasai oleh Taliban, militer Afghanistan bersama sekutunya, AS tetap optimis akan hasil akhir dari peperangan tersebut.

Baca: Jamaah Dapat Jatah Makan 40 Kali, Segini Biaya Haji yang Baru

Presiden AS Donald Trump sebelumnya juga telah mengumumkan strategi militer baru yang diyakini bakal lebih kuat dibandingkan tahun lalu, dengan menambah frekuensi serangan udara dan dukungan lebih besar untuk pasukan Afghanistan.

Pada bulan Desember lalu, militer AS telah memperkirakan pemerintah Afghanistan akan mengendalikan dan memiliki pengaruh di 56 persen distrik yang ada, sementara pemberontak menguasai atau tengah memperebutkan sisanya.

Penulis: Agni Vidya Perdana

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help