Kabar Haji

Pemerintah Arab Saudi Pungut Pajak dari Warganya, Biaya Berangkat Haji dan Umrah Ikut Naik

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, langkah Arab Saudi itu pastinya akan berpengaruh pada biaya haji dan umrah.

Pemerintah Arab Saudi Pungut Pajak dari Warganya, Biaya Berangkat Haji dan Umrah Ikut Naik
net
Ilustrasi - Jemaah melakukan tawaf di depan Kakbah

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Biaya perjalanan haji dan umrah dipastikan akan naik pada 2018.

Kenaikan ini disebabkan oleh langkah kerajaan Arab Saudi memungut pajak 5 persen dari penduduknya terhadap sebagian besar barang dan jasa.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, langkah Arab Saudi itu pastinya akan berpengaruh pada biaya haji dan umrah.

Sebab, pajak berlaku bagi hampir seluruh kebutuhan di Arab Saudi, seperti makanan, minuman, dan pelayanan.

Baca: VIDEO: Penjaga Malam Tikam Lurah dan Stafnya, Kantor Kelurahan Pun Dibakar, Inikah Motifnya?

"Karenanya, sudah bisa diperkirakan, biaya umrah dan haji tentu akan mengalami penyesuaian kenaikan karena adanya 5 persen itu," kata Lukman di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (3/1/2017).

Namun, Lukman belum bisa mengumumkan seberapa besar kenaikan biaya umrah dan haji di Indonesia.

Dia masih harus berdiskusi dengan Komisi VIII DPR untuk menyepakati besaran biaya.

Baca: VIDEO: Pasangan Selingkuh Dempet Gara-gara Ramuan Ini,Lihat Detik-detik Evakuasinya!

"Kami sedang mendalami seluruh komponen biaya perjalanan ibadah haji 2018 yang sebentar lagi akan kami sampaikan ke Komisi VIII DPR untuk dibahas bersama besok. Kalau pajaknya 5 persen ya kami harap kenaikannya tidak terlalu jauh dari itu," ucap Lukman.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help