Kabar Murungraya

Pasar Pelita Purukcahu Terbakar, Kantor PT Telkom Ikut Ludes

Keterangan dari BPBD Murungraya, api diduga berasal dari salah satu rumah warga di Jalan Merdeka, kemudian merembet ke bangunan

Pasar Pelita Purukcahu Terbakar, Kantor PT Telkom Ikut Ludes
Istimewa
Kebakaran Pasar dan Permukiman di Purukcahu, Kabupaten Murungraya, Kalteng, menyisakan puing-puing, Kamis (28/12/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM, PURUKCAHU - Kebakaran hebat yang melanda Pasar Pelita Barat di Jalan Merdeka dan Jalan Sengaji Purukcahu, Kabupaten Murungraya, Kalimantan Tengah, Rabu (27/12/2017) sekitar pukul 19.45 Wib malam, telah mengakibatkan fasilitas umum terbakar.

Informasi dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purukcahu, yang beredar, ada sejumlah fasilitas umum yang terbakar dalam kejadian kebakaran kawasan Pasar Pelita dan Permukiman di Jalan Merdeka dan Sengaji tersebut.

Baca: Menolak Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Ternyata Ini Alasan Bung Hatta

Salah satu bangunan fasilitas umum yang terbakar adalah Kantor PT Telkom yang ludes terbakar dalam kejadian tersebut, selain itu juga ada puluhan bangunan rumah dan ruko yang terbakar.

Namun, hingga Kamis (28/12/2017) pihak petugas terkait, masih melakukan pendataan jumlah bangunan dan kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal, akibat kebakaran tersebut.

Baca: Berbahaya Sering Minum di Sela Makan! Ini Penjelasannya

"Pagi ini, yang terlihat hanya puing-puing bangunan yang terbakar, warga yang rumah dan tokonya terbakar tampak hanya mengamati bangunan yang sudah jadi arang," ujar Rusli, warga setempat.

Keterangan dari BPBD Murungraya, api diduga berasal dari salah satu rumah warga di Jalan Merdeka, kemudian merembet ke bangunan yang ada di kiri dan kanan.

Bahkan api juga membakar bangunan yang ada diseberang jalan dikarenakan wilayah tersebut adalah pemukiman yang padat perumahannya, namun, keterangan lengkap asal api masih dalam penyelidikan kepolisian.

Api dapat dikuasai sekitar pukul 21.45 Wib oleh Damkar, Tim Reaksi Cepat BPBD, TNI Polri dan warga dengan mengerahkan 4 unit pemadam, 1 water canon polri, 3 mobil tanki, 1 unit mesin pemadam shibaura, mesin alkon dan 2 unit eksavator.

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help