Berita Palangka Raya
Hadapi Target Open Dumping 2026, Pemko Palangka Raya Dorong Zero Waste dari Rumah Tangga
Pemerintah Kota Palangka Raya mendorong, penerapan konsep zero waste dari rumah tangga sebagai upaya menekan jumlah sampah open dumpin 2026
Penulis: Arai Nisari | Editor: Sri Mariati
“Maksudnya dikelola begini, jika setiap rumah tangga sudah terbiasa memilah sampah, artinya ada sampah organik dan anorganik. Sampah organik bisa diolah menjadi pupuk dan sebagainya, sedangkan anorganik diolah sesuai karakteristiknya,” ucapnya.
Baca juga: Pemko Palangka Raya Panen Padi dan Sorgum, Warga Diajak Manfaatkan Pekarangan Rumah
Baca juga: Bela Negara dan Perkuat Nasionalisme, Pemko Palangka Raya Siapkan 30 ASN Ikut Komcad
Ia menjelaskan, sampah anorganik seperti plastik dapat didaur ulang agar tidak terus menumpuk di TPA.
“Misalnya plastik, kalau dibuang ke TPA tidak akan hancur-hancur. Maka di dalam kota kita lakukan pengelolaan. Sekarang kita punya pusat daur ulang sampah, misalnya diolah menjadi paving block. Lalu ada kardus, kertas, dan sebagainya yang bisa diolah menjadi bubur kertas,” katanya.
Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah menjadi langkah utama menuju penerapan zero waste di Kota Palangka Raya.
| Hari Jadi ke-69 Kalteng, Wali Kota Fairid Naparin Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Daerah |
|
|---|
| Manfaatkan Kalteng Expo 2026, Densus 88 Edukasi Masyarakat dan Anak Muda Bahaya IRET |
|
|---|
| Sempat Terkendala Solar untuk Alsintan, Bulog Kalteng Pastikan Penyerapan Gabah Tetap Berjalan |
|
|---|
| Penumpang Pesawat di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya Turun Buntut Perjalanan Dinas Dipangkas |
|
|---|
| Warga Kalteng Kena Tilang ETLE Jangan Panik, Begini Cara Konfirmasi dan Bayar Dendanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/sampahh-di-kota-palangka-raya-23-mei-2026.jpg)