Berita Palangka Raya

Waspada! Disdagperin Kalteng Temukan Buah Anggur Dijual di Palangka Raya Terindikasi Formalin

Disperindag Kalteng, menemukan buah anggur dijual di Palangka Raya,terindikasi formalin. Dan kini menunggu hasil laboratorium memastikan hal

Tayang:
Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Ahmad Supriandi
WAWANCARA - Wawancara dengan Kabid Perlindungan Konsumen Disperindag Kalteng, Kamis (12/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Disperindag Kalteng, menemukan buah anggur dijual di Palangka Raya, terindikasi formalin.
  • Kepala Dinas Perlindungan Konsumen Disperindag Kalteng Maskur mengungkapkan, pihaknya masih belum memastikan kandungan formalin pada buah anggur tersebut karena masih dilakukan uji lab.
  • Dirinya menyebut, pihaknya mencurigai kandungan formalin pada sampel buah anggur itu berdasarkan hasil penyaringan awal.

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalimantan Tengah atau Disdagperin Kalteng, menemukan buah anggur dijual di Palangka Raya, terindikasi formalin.

Kepala Dinas Perlindungan Konsumen Disdagperin Kalteng Maskur mengungkapkan, pihaknya masih belum memastikan kandungan formalin pada buah Anggur tersebut karena masih dilakukan uji lab.

"Pada saat kami sudah mendapatkan hasil uji lab, akan kami sampaikan kepada publik untuk langkah selanjutnya," ujar Maskur kepada Tribunkalteng.com, Kamis (12/2/2026).

Maskur membeberkan, pihaknya mengambil sampel Anggur merah dan anggur hitam yang terindikasi formalin di beberapa titik di Palangka Raya.

"Tetapi kita tidak bisa langsung mengatakan itu mengandung formalin, kalau hasil labnya belum keluar," tegasnya.

Dirinya menyebut, pihaknya mencurigai kandungan formalin pada sampel buah Anggur itu berdasarkan hasil penyaringan awal.

Namun, hasil penyaringan awal itu belum bisa menjadi dasar untuk menyimpulkan ada kandungan formalin atau tidak.

"Hanya terindikasi oleh screening awal kita," ungkap Maskur.

Maskir menyebut, untuk melakukan uji lab, membutuhkan alat khusus dan biaya yang tidak sedikit, karena itu pihaknya memilih untuk melakukan penyaringan awal.

Setelah ada indikasi kandungan formalin, sampel Anggur tersebut kemudian dikirim ke Surabaya untuk dilakukan uji lab pada Senin (9/2/2026).

"Sampelnya sudah kita kirimkan ke Surabaya, mungkin selesai satu atau dua minggu," terang Maskur.

Baca juga: Beredar Makanan Berbahaya, Teri Nasi, Terasi, Cumi Asin Positif Formalin, Boraks hingga Rhodamin B

Baca juga: Aksi Curang Pedagang di Tangerang Tertangkap, Rendam Daging Ayam ke Formalin, Sudah Berjalan 6 Tahun

Jika hasil uji lab menunjukkan positif kandungan formalin, maka hal ini akan berbahaya bagi masyarakat mengingat sulit membedakan secara kasat mata, antara Anggur yang sehat dan mengandung formalin.

Karena itu, Maskur mengingatkan masyarakat, harus menjadi pembeli cerdas dan membeli produk di tempat terpercaya.

"Membedakannya harus uji lab, itu kenapa berbahaya bagi masyarakat, jadi konsumen harus cerdas," tutupnya.

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved