Berita Palangka Raya

Ular Piton 4 Meter Mangsa Ayam Warga Jalan Mahir Mahar Palangka Raya

Petugas Damkar Palangka Raya evakuasi seekor ular piton sepanjang 4 meter dari area kandang ayam milik warga, pada Rabu (28/1/2026).

Tayang: | Diperbarui:
Ular Piton 4 Meter Mangsa Ayam Warga Jalan Mahir Mahar Palangka Raya - Ular-Piton-1-28-Januari-2026.jpg
Tribunkalteng.com/Pristina Indaryani Dewi
EVAKUASI - Petugas Damkar Kota Palangka Raya mengevakuasi seekor ular piton sepanjang sekitar 4 meter dari area kandang ayam milik warga di Jalan Siti Bakar, Mahir Mahar Lingkar Luar, Palangka Raya, Rabu (28/1/2026).
Ular Piton 4 Meter Mangsa Ayam Warga Jalan Mahir Mahar Palangka Raya - Ular-Piton-2-28-Januari-2026.jpg
Tribunkalteng.com/Pristina Indaryani Dewi
EVAKUASI - Petugas Damkar Kota Palangka Raya mengevakuasi seekor ular piton sepanjang sekitar 4 meter dari area kandang ayam milik warga di Jalan Siti Bakar, Mahir Mahar Lingkar Luar, Palangka Raya, Rabu (28/1/2026).
Ringkasan Berita:
  1. Damkar Kota Palangka Raya evakuasi ular Piton sepanjang 4 meter di rumah warga Jalan Mahir Mahar.
  2. Laporan diterima setelah warga mengetahui ular tersebut kembali muncul di sekitar kandang ayam.
  3. Petugas kemudian mengamankan ular tersebut menggunakan karung khusus untuk menghindari risiko terhadap warga sekitar.
  4. Ular Piton dilepasliarkan sekitar 50 kilometer dari Kota Palangka Raya agar tidak masuk ke permukiman warga kembali.

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA — Seekor ular piton sepanjang sekitar 4 meter dievakuasi Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya dari kawasan Jalan Siti Bakar, Mahir Mahar Lingkar Luar, setelah memangsa ternak ayam milik warga, pada Rabu (28/1/2026).

Ular dengan diameter tubuh diperkirakan mencapai sekitar 4 inci itu ditemukan berada di pinggiran pagar kandang ayam. 

Keberadaannya dilaporkan warga karena sudah beberapa kali memangsa ternak dan menimbulkan keresahan.

Baca juga: 148 Kasus HIV/AIDS di Kotawaringin Timur Didominasi Usia Produktif

Baca juga: Musim Pancaroba Picu Lonjakan DBD, 199 Kasus Tercatat di Palangka Raya Sepanjang 2025

Baca juga: Rumor Transfer Liga Italia: AC Milan Incar Bek Man City, Nasib Nathan Ake di Etihad

Jafung Analis Kebakaran DKPP Kota Palangka Raya, Sucipto mengatakan, laporan diterima setelah warga mengetahui ular tersebut kembali muncul di sekitar kandang ayam.

“Ular piton ini sudah memangsa beberapa ekor ternak. Menurut pelapor, beberapa hari sebelumnya juga terlihat ular dengan ukuran yang sama berada di dalam kandang, sedangkan kali ini ditemukan di luar kandang,” ujar Sucipto.

Saat dievakuasi, kondisi ular sudah tidak agresif karena kekenyangan diduga sudah memangsa hewan ternak.

Hal itu memudahkan petugas dalam proses penanganan di lapangan.

“Evakuasi tidak mengalami kesulitan karena ularnya sudah kekenyangan, sehingga pergerakannya terbatas,” katanya.

Petugas kemudian mengamankan ular tersebut menggunakan karung khusus untuk menghindari risiko terhadap warga sekitar. 

Setelah berhasil diamankan, ular piton tersebut rencananya akan dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya.

“Kami akan melepasliarkan ular ini sekitar 50 kilometer dari Kota Palangka Raya agar tidak kembali ke permukiman warga,” ujar Sucipto.

Sebelumnya, Sucipto juga menjelaskan, meningkatnya laporan kemunculan ular tidak terlepas dari kerusakan lingkungan dan perubahan ekosistem, yang kian mempersempit ruang hidup satwa liar.

“Lahan-lahan terbuka yang dulunya menjadi habitat ular dan hewan lain sekarang sudah berubah menjadi kawasan permukiman. Ruang hidup mereka terdesak,” jelasnya.

Ia menjelaskan, hamparan lahan kosong yang sebelumnya menjadi tempat hidup satwa kini telah berubah menjadi ribuan rumah demi memenuhi kebutuhan manusia. 

Akibatnya, rantai ekosistem terganggu dan memaksa hewan-hewan tersebut mendekat ke lingkungan permukiman.

“Kalau dulu mereka menjauh dari manusia, sekarang justru datang karena sumber makanan lebih banyak di sekitar rumah warga,” pungkasnya.

Ia mengimbau warga, khususnya yang memiliki ternak dan tinggal di sekitar kawasan dengan vegetasi lebat, untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor ke petugas jika menemukan satwa liar berbahaya di lingkungan sekitar.

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved