Berita Katingan

Pasca Kebakaran Pasar Kasongan Katingan, 2 Sekolah Terdampak dan Langkah Kemenag Kalteng

Perhatian Kantor Perwakilan Kemenag Kalimantan Tengah (Kalteng). Pasca Kebakaran yang terjadi komplek Pasar Kasongan, Kelurahan Kasongan Lama.

Tayang:
Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Nia Kurniawan
Istimewa/KEMENAG KALTENG UNTUK TRIBUNKALTENG.COM
MERATAPI - Dua anak MIN 1 Katingan meratapi bangunan terdampak kebakaran di kawasan Pasar Kasongan, termasuk dua bangunan sekolah, Minggu (25/1/2026). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Kebakaran yang terjadi komplek Pasar Kasongan, Kelurahan Kasongan Lama, Katingan berdampak pada dua sekolah MIN 1 Katingan dan Madrasah Al-Badar, membuat proses belajar mengajar terganggu.

Merespon kebakaran yang terjadi pada Minggu (25/1/2026) itu, juga menjadi perhatian Kantor Perwakilan Kemenag Kalimantan Tengah (Kalteng).

Baca juga: Rute Penerbangan Baru di Kalteng Bandara H Asan Sampit Kotim, Lion Air Operasi ATR 72-Airbus A320

Kakanwil Kemenag Kalteng, Muhammad Yusi Abdhian bersama jajarannya menyerahkan bantuan donasi kepada dua sekolah tersebut.

Selain itu, Kemenag Kalteng juga mengeluarkan Surat Edaran agar Kemenag di kabupaten/kota mendirikan posko bencana dan menggalang donasi berupa uang, kebutuhan sembako, buku, alat tulis, pakaian layak, serta bantuan lainnya.

Yusi Abdhian berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban dan membantu pemulihan pasca kebakaran.

"Semoga bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi civitas akademika MIN 1 Katingan untuk bangkit dan kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan baik,” ujarnya.

Yusi menyebut, pihaknya segera melakukan mendata kerusakan, serta upaya percepatan penanganan agar aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan dengan baik.

“Madrasah harus tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi peserta didik. Insyaallah, kami akan mengupayakan solusi terbaik agar proses pembelajaran tidak terhenti dan dapat segera pulih,” jelasnya.

Lurah Kasongan Lama, Zainal Fahrudin mengatakan, saat ini siswa MIN 1 yang terdampak akan menggunakan bangunan MIN 2, sedangkan siswa MTS Al Badar sementara dipindahkan ke eks Aula Kantor Kecamatan Katingan Hilir.

"Untuk MTS dua ruangan yang kena, di Aula itu akan dibuat sekat untuk dua kelas," ujarnya, Kamis (29/1/2026).

Zainal menyebut, meski terpaksa menggunakan ruangan sementara, proses belajar mengajar di dua sekolah tersebut harus tetap berjalan.

"Memang sedikit terganggu untuk beberapa saat ini, makanya langkah-langkah yang dilakukan seperti itu, langkah pertamanya untui menyiapkan tempat belajar mengajar," tandasnya.

(Tribunkalteng.com/Supriandi)

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved