Berita Kalimantan Tengah
Rumah UMKM Belum Optimal, Ini Sebenarnya Program dan Layanan bagi Pelaku Usaha se-Kalteng
Belum dimanfaatkan secara optimal ialah Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT-KUMKM) atau Rumah UMKM.
Penulis: Muhammad Iqbal Zulkarnain | Editor: Haryanto
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menyebut telah menyiapkan sejumlah fasilitas dan program pendukung bagi generasi muda yang ingin mengembangkan kreativitas di bidang ekonomi, khususnya melalui sektor UMKM.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalimantan Tengah, Rahmawati mengatakan, satu diantara fasilitas yang telah tersedia namun belum dimanfaatkan secara optimal ialah Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT-KUMKM) atau Rumah UMKM yang berada di Jalan MH Thamrin, Palangka Raya.
“Sebenarnya kita sudah punya PLUT-KUMKM atau Rumah UMKM, dan lokasinya sangat dekat. Di sana ada peluang besar bagi generasi muda untuk mempromosikan hasil-hasil produknya,” ujar Rahmawati, Selasa (10/2/2026).
Baca juga: UMKM Pizza Nyambi Momong Palangka Raya, Kisah Rizky dan Istri Usaha Kuliner Sekaligus Asuh Buah Hati
Ia mengungkapkan, fasilitas tersebut disiapkan sebagai ruang promosi produk UMKM dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
Namun hingga kini, tingkat pemanfaatannya masih tergolong rendah.
“Kami selalu melakukan sosialisasi. Tapi sayangnya, mungkin dari kabupaten dan kota belum tersentuh hatinya untuk datang dan mempromosikan produk mereka. Padahal tempatnya sudah kami siapkan,” katanya.
Menurut Rahmawati, pelaku usaha cukup membawa produk inovatif yang ingin ditampilkan, tanpa dikenakan biaya apa pun.
“Gratis, tidak perlu bayar. Cukup membawa hasil inovasinya untuk ditampilkan sebagai produk unggulan dari masing-masing daerah. Tapi sampai sekarang belum terisi penuh, hanya sebagian,” ujarnya.
Selain penyediaan ruang promosi, Pemprov Kalteng juga memberikan dukungan melalui pendampingan usaha, khususnya bagi pelaku UMKM muda.
Pendampingan tersebut meliputi sosialisasi usaha hingga fasilitasi pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).
“Kami juga mendukung pelaku usaha anak muda melalui pendampingan dan sosialisasi. Termasuk membantu pengurusan NIB,” jelas Rahmawati.
Ia menambahkan, untuk pelaku usaha kuliner, pemerintah juga memfasilitasi sertifikasi halal secara gratis yang saat ini disiapkan oleh pemerintah pusat dan dapat diakses secara daring.
Terkait pengurusan NIB, Rahmawati menjelaskan bahwa prosesnya kini relatif mudah karena dilakukan melalui aplikasi Online Single Submission (OSS).
“NIB sekarang melalui aplikasi OSS. Bisa online atau datang langsung ke PTSP,” katanya.
Di PTSP, lanjutnya, telah disiapkan tim pendamping dari UMKM yang akan membantu pelaku usaha memahami alur pendaftaran hingga persyaratan yang dibutuhkan.
“Biasanya yang diminta itu nama usaha, KTP, dan jenis usahanya. Tim kami akan membantu bagaimana cara mengakses aplikasinya dan memenuhi kriteria yang diminta,” pungkasnya.
| Isi Pembelaan Terdakwa Penggelapan Dana Rp 16 Miliar Bank Kalteng, Soroti Pengawasan Kurang Ketat |
|
|---|
| UMPR Hall Kapasitas 7.000 Orang Senilai Rp51 Miliar, Groundbreaking saat Wisuda 723 Lulusan |
|
|---|
| Bobol Rp16,4 Miliar Dana Bank Kalteng, Riky Minta Hukuman Ringan karena Kepala Keluarga |
|
|---|
| Gubernur Jatim Khofifah ke Kalteng, Transaksi Dua Daerah Capai Rp2,05 T dari Pangan hingga Rotan |
|
|---|
| Harga Plastik Naik, Gubernur Kalteng Agustiar Sarankan Gunakan Daun Pisang sebagai Alternatif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Koperasi-dan-UKM-Kalimantan-Tengah-Rahmawati.jpg)