Berita Kalteng
Bulog Kalteng Pastikan Stok Pangan Aman Hadapi Ramadan dan Idul Fitri
Perum Bulog Kalimantan Tengah dalam memastikan ketersediaan pangan di daerah pada Ramadhan dan Idul Fitri 2026 aman.
Penulis: Arai Nisari | Editor: Pangkan Banama Putra Bangel
Ringkasan Berita:
- Perum Bulog Kalimantan Tengah dalam memastikan ketersediaan pangan di daerah pada Ramadhan dan Idul Fitri 2026 aman.
- Kepala Perum Bulog Kalimantan Tengah, Budi Sultika, menyebut stok beras yang dikuasai Bulog saat ini berada pada level aman untuk menghadapi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri 2026.
- Bulog juga berkewajiban menjaga agar harga pangan tetap terkendali selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Aktivitas jual beli kebutuhan pokok di sejumlah pasar di Kota Palangka Raya mulai meningkat, meski Ramadan masih beberapa pekan lagi.
Kondisi tersebut ikut menjadi perhatian Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah dalam memastikan ketersediaan pangan di daerah.
Kepala Perum Bulog Kalimantan Tengah, Budi Sultika, menyebut stok beras yang dikuasai Bulog saat ini berada pada level aman untuk menghadapi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri 2026.
Baca juga: Puskesmas Menteng Beroperasi, Layanan UGD dan Persalinan Beroperasi 24 Jam
Baca juga: Janji 1 Tahun Kepemimpinan, Kartu Huma Betang Sejahtera Ditargetkan Berlaku 20 Februari 2026
“Sekarang kami menguasai sekitar 14.458 ton beras SPHP. Kalau dikonversi dengan jumlah penduduk Kalimantan Tengah sekitar 2,5 juta jiwa, konsumsi beras harian kurang lebih 560 ton per hari,” ujar Budi.
Ia menjelaskan, dalam perhitungan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), kebutuhan cadangan ditetapkan sebesar 10 persen dari konsumsi harian.
“Kalau CPP itu 10 persen, berarti kebutuhannya sekitar 56 ton per hari. Dengan stok yang kita punya lebih dari 14 ribu ton, itu sangat aman untuk menghadapi Ramadan sampai Idul Fitri,” katanya.
Budi menegaskan, selain memastikan ketersediaan, Bulog juga berkewajiban menjaga agar harga pangan tetap terkendali selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
“Stoknya kita pastikan ada dan aman. Soal harga juga harus tetap terkendali, itu memang menjadi tanggung jawab kami,” ucapnya.
Selain beras, Bulog Kalteng juga menguasai stok komoditas pangan strategis lainnya. Budi menyebut, untuk minyak goreng, Bulog saat ini menguasai sekitar 136 ribu liter, sementara stok gula tercatat 95 ton, dengan tambahan 50 ton yang masih dalam perjalanan.
“Dengan kondisi seperti ini, masyarakat tidak perlu khawatir. Kebutuhan pangan saat puasa dan Lebaran masih dalam kondisi aman,” ujarnya.
Ia menambahkan, Bulog akan terus memantau pergerakan stok dan harga pangan menjelang Ramadan.
“Kami akan terus melihat pergerakan stok dan harga di lapangan, supaya kondisi tetap stabil,” pungkas Budi.
| Satu Terdakwa Sakit, Sidang Putusan Korupsi Pembangunan Pabrik Tepung Ikan di Kobar Ditunda |
|
|---|
| Negara Rugi Rp 286 Juta, 3 Terdakwa Korupsi KONI Barsel Peluk Keluarga Seusai Vonis Penjara 1 Tahun |
|
|---|
| Tekan Over Kapasitas Lapas, Kalteng Mulai Terapkan Pidana Kerja Sosial Jadi Alternatif |
|
|---|
| Relawan di Palangka Raya Jadi Korban Laporan Palsu, Modus Pinjol Tagih Utang |
|
|---|
| HMI Kalteng Pertanyakan Rencana Stafsus Gubernur dan Tagih Janji Kartu Huma Betang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Beras-Bulog-di-Kalteng-9-Desember-2025.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Beras-Lokal-dominasi-Pasar-Besar-Palangka-Raya-24-Agustus-2025.jpg)