HUT Kemerdekaan Indonesia
Ciri Khas Bendera Merah Putih pada HUT ke-80 RI Se-Kalteng Dilengkapi Barcode
Bendera duplikat ini memiliki ciri khas tersendiri, termasuk adanya barcode resmi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Penulis: Muhammad Iqbal Zulkarnain | Editor: Haryanto
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Sebanyak 15 duplikat Bendera Pusaka Merah Putih akan kembali dikibarkan pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kalimantan Tengah.
Bendera duplikat ini memiliki ciri khas tersendiri, termasuk adanya barcode resmi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kalteng, Heru Setiawan menjelaskan, duplikat bendera yang akan dikibarkan tahun ini berukuran 2x3 meter dan dilengkapi barcode.
Baca juga: Daftar 76 Paskibraka Nasional 2025 dari 38 Provinsi: Perwakilan Dua Putra-Putri Kalteng dari Barito
Jika dipindai, barcode tersebut akan menampilkan informasi lokasi daerah masing-masing.
Mulai dari keterangan bendera pusaka di Provinsi Kalimantan Tengah, hingga detail kabupaten atau kota tempat bendera duplikat itu dikibarkan.
“Barcodenya tidak langsung ada di bendera, melainkan pada bagian talinya, tepat di bawah kain putih. Jadi bukan di kain merah-putihnya,” jelas Heru kepada TribunKalteng.com, Sabtu (16/8/2025) kemarin.
Selain itu, Heru menambahkan, duplikat bendera pusaka memiliki perbedaan dengan bendera pada umumnya.
Salah satu cirinya ialah warna merah dan putih yang tidak dijahit.
“Bendera yang akan dikibarkan ini sama dengan bendera Tahun 2024 lalu, hanya saja sekarang sudah dilengkapi barcode. Kalau tahun-tahun sebelumnya, misalnya saat saya mengambil duplikat bendera di Tahun 2006, belum ada barcode,” terangnya.
Lebih lanjut, Heru juga menegaskan, proses distribusi bendera kini dilakukan langsung oleh BPIP.
Setiap bendera dikirimkan resmi kepada kepala daerah masing-masing, mulai dari Gubernur Kalteng hingga bupati dan wali kota se-Kalteng.
“Jadi sekarang tidak lagi kita ambil sendiri seperti dulu, tapi bendera duplikat ini dikirim ke kepala daerah di provinsi maupun kabupaten/kota. Untuk Kalteng total ada 15 duplikat bendera yang akan dikibarkan,” ujarnya.
Sementara itu, terkait kesiapan pasukan pengibar bendera (Paskibraka), Heru memastikan persiapan sudah hampir maksimal.
“Kalau saya lihat, kesiapan Paskibraka sudah 99 persen, tinggal mematangkan beberapa hal kecil. Misalnya ada perlengkapan yang kemarin sempat lepas, itu sudah diperbaiki agar lebih rapi,” katanya.
Dengan persiapan tersebut, Heru optimistis upacara pengibaran bendera pusaka di Kalteng pada peringatan HUT RI nanti akan berjalan lancar dan khidmat.
| Ketika Emak-emak Panjat Pinang, Teriakan Semarakkan HUT ke-80 RI di Pelabuhan Rambang Palangka Raya |
|
|---|
| Guru Udin-Ustazah Oki Tausiyah Kebangsaan di Palangka Raya, Warga Padati Istana Isen Mulang Kalteng |
|
|---|
| Lomba Makan Kerupuk hingga Estafet Sarung, Sekretariat DPRD Kotim Semarakkan HUT ke-80 RI |
|
|---|
| Lomba Panjat Pisang, Gelak Tawa Warga Desa Terantang Hilir Kotim Meriahkan HUT ke-80 RI |
|
|---|
| Inovasi Hand Sanitizer Bunga Telang Karya Siswa SMAN 2 Palangka Raya Juara II Tingkat Provinsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/tribun-kalteng-pengibaran-bendera_20170818_075846.jpg)