Berita Kalteng
Harga Beras Tembus Rp 15.500 per Kilogram, Bulog Kalteng Segera Salurkan Program SPHP
Harga beras SPHP dari Bulog ditetapkan sebesar Rp11.300 per kilogram, dan maksimal dijual ke masyarakat sebesar Rp13.000 per kilogram.
Penulis: Muhammad Iqbal Zulkarnain | Editor: Haryanto
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Perum Bulog Wilayah Kalimantan Tengah tengah bersiap menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga kestabilan harga pangan, khususnya komoditas beras, yang saat ini masih tinggi di pasaran.
Kepala Bulog Kalteng, Budi Sultika mengatakan, program SPHP merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menekan harga beras agar lebih terjangkau oleh masyarakat.
“Program ini bertujuan untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan, khususnya beras. Nantinya, beras akan dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujarnya, Kamis, (10/7/2025).
Baca juga: 93 Ribuan Warga Kalteng Segera Terima Bantuan Beras, 20 Kg setiap Kepala Keluarga
Untuk wilayah zona 2, harga beras SPHP dari Bulog ditetapkan sebesar Rp11.300 per kilogram, dan maksimal dijual ke masyarakat sebesar Rp13.000 per kilogram.
Saat ini, lanjut Budi, pihaknya masih mempelajari regulasi dan mekanisme penyaluran yang berlaku karena program ini menggunakan stok beras milik Badan Pangan Nasional.
“Ada sejumlah aturan dan mekanisme yang harus dipahami dan dipatuhi terlebih dahulu. Tapi insya Allah, dalam waktu dekat akan segera mulai disalurkan di Kalimantan Tengah,” tegasnya.
Ia menyebut, arah kebijakan sudah jelas, yakni segera merilis beras SPHP ke pasar. Namun, pihaknya tetap perlu menyelesaikan proses administratif agar sesuai dengan ketentuan pemerintah.
“Karena ini barang pemerintah, tentu kami harus pastikan semuanya sesuai aturan. Program ini juga sudah sangat ditunggu, termasuk oleh para pedagang,” tambahnya.
Secara nasional, target penyaluran SPHP ditetapkan sebesar 1,3 juta ton.
Namun, untuk rincian kuota masing-masing daerah, termasuk Kalimantan Tengah, Bulog masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pusat.
“Yang jelas, kuota nasional tidak boleh melebihi angka tersebut,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa harga beras di pasaran Kalimantan Tengah saat ini sudah menyentuh Rp15.500 per kilogram.
Karena itu, masyarakat sangat menantikan kehadiran beras SPHP yang harganya jauh lebih terjangkau.
Penyaluran beras SPHP akan dilakukan melalui mitra Bulog, dengan mekanisme distribusi yang sama seperti program-program sebelumnya.
“Prosedurnya masih berjalan sebagaimana biasa. Untuk stok, cadangan beras pemerintah di Kalimantan Tengah saat ini mencapai 16.325 ton,” ujarnya.
Dari jumlah tersebut, sekitar 1.800 hingga 2.000 ton dialokasikan untuk bantuan pangan, sehingga masih tersedia sekitar 14.000 ton untuk mendukung pelaksanaan program SPHP di wilayah ini.
Petakan Lahan untuk Hunian Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah |
![]() |
---|
BKOW Kalteng 2025–2030 Dikukuhkan, Prioritas Stunting serta Perlindungan Perempuan dan Anak |
![]() |
---|
Realisasikan Program Kartu Huma Betang, Pemprov Kalteng Ajak Kabupaten/kota Lakukan Pembahasan |
![]() |
---|
Menyederhanakan Pengakuan Terhadap Masyarakat Adat di Kalteng |
![]() |
---|
Pemprov Kalteng Maksimalkan Sektor 3P Pasca Pemangkasan Transfer Pusat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.