Berita Palangka Raya
Belum Ada Kasus Baru, Dinkes Palangka Raya Waspada Lonjakan COVID-19
Pemkot Palangka Raya meningkatkan kewaspadaan usai Kemenkes RI menerbitkan surat edaran potensi lonjakan kasus COVID-19 di sejumlah negara Asia.
Penulis: Arai Nisari | Editor: Pangkan Banama Putra Bangel
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Ancaman COVID-19 belum sepenuhnya hilang di dunia dan saat ini dikabarkan kembali muncul pada sejumlah negara.
Beberapa negara seperti Thailand, Singapura, Malaysia, dan Hongkong dilaporkan mengalami peningkatan kasus COVID-19, terutama varian baru JN.1 dan turunannya.
Pemerintah Kota Palangka Raya mulai meningkatkan kewaspadaan usai Kementerian Kesehatan RI menerbitkan surat edaran terkait potensi lonjakan kasus di sejumlah negara Asia.
Baca juga: Covid-19 Meningkat di Wilayah Asia, Kepala Dinkes Sebut Seluruh RS Kalteng Sudah Punya Ruang Isolasi
Baca juga: COVID 19 Thailand-Malaysia-Singapura Meningkat, Kalteng Siaga Meski Belum Ada Kasus Baru
Baca juga: Kasus Covid-19 Varian JN.1 Melonjak di Indonesia, Pakar Sebut Virus Bisa Tembus Perlindungan Vaksin
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya, drg Andjar Hari Purnomo menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima surat edaran tersebut.
“Kami sudah terima edaran dari Kemenkes. Saat ini kami sedang memperkuat pemantauan dan verifikasi laporan penyakit menular seperti ILI, SARI, pneumonia, termasuk COVID-19 melalui sistem pelaporan SKDR,” kata drg. Andjar kepada TribunKalteng.com, Minggu (1/6/2025).
SKDR atau Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon merupakan sistem rutin pelaporan dari fasilitas layanan kesehatan yang digunakan untuk mendeteksi gejala awal penyakit infeksi menular.
Hingga akhir Mei 2025, Dinkes Kota Palangka Raya belum menerima laporan adanya kasus COVID-19 baru.
Namun langkah antisipasi tetap dilakukan, termasuk rencana penyampaian imbauan kepada masyarakat melalui media sosial resmi Dinkes.
“Informasi pencegahan dan penanganan akan kami sebar secara masif di kanal digital, supaya menjangkau masyarakat lebih luas dan cepat,” ujarnya.
Kepala Dinkes Palangka Raya juga kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak abai terhadap gejala ringan seperti demam, batuk, atau sesak napas, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
“Meskipun pandemi telah mereda, prinsip kewaspadaan tetap harus dijaga. Perilaku hidup bersih dan sehat tetap jadi kunci,” pungkasnya.
(TRIBUNKALTENG.COM/ARAI NISARI)
| Mantan Ketua KONI dan Anggota DPRD Barito Selatan Dituntut Penjara 1,5 Tahun Penjara |
|
|---|
| SPPG Terhenti Sementara di Palangka Raya Bertambah Jadi 16, Lebih dari 50 Sekolah Terdampak |
|
|---|
| Sidang Korupsi Pembangunan Pabrik Tepung Ikan di Kobar, Terdakwa Sebut Jaksa Memfitnah |
|
|---|
| BBM Non-Subsidi Kerap Kosong, Wawali Palangka Raya Sebut Pemko Koordinasi dengan Pertamina |
|
|---|
| Hasil Reses Dewan Dibacakan di Rapat Paripurna, Jalan dan Drainase Masih jadi PR di Palangka Raya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Kepala-Dinkess-Palangkaraya-Andjarrr.jpg)