Berita Palangkaraya

Banjir Melanda Pulpis, Barsel dan Bartim Kalteng 94 Ribu Jiwa Terdampak

Banjir melanda di Pulpi, Barito Selatan, Barito Timur Kalimantan Tengah hingga data 25 April 2025 mendapat 94 ribu jiwa yang terdampak

BPBD Kalteng untuk Tribunkalteng.com
BANJIR DI KALTENG - Kondisi banjir di Kalteng masih merendam di empat Kabupaten dan belum menunjukan tanda-tanda penurunan tinggi permukaan air 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Bencana banjir yang melanda sebagian wilayah Kalimantan Tengah hingga 25 April 2025 telah berdampak cukup signifikan.

Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat, banjir terjadi di tiga kabupaten/kota, yakni Barito Selatan, Barito Timur, dan Pulang Pisau.

Sebanyak 8 kecamatan dan 70 desa/kelurahan terdampak banjir, dengan jumlah warga yang terdata mencapai 31.054 kepala keluarga (KK) atau sekitar 94.642 jiwa.

Selain itu, 1.322 fasilitas umum dan 20.348 rumah dilaporkan turut terdampak banjir.

Kepala Pelaksana BPB-PK Kalteng, Ahmad Toyib, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota untuk memastikan percepatan evakuasi dan distribusi bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.

"Kami sudah menerjunkan tim reaksi cepat ke lokasi-lokasi terdampak dan mengoptimalkan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk TNI, Polri, dan relawan," ujarnya, Sabtu (26/4/2025).

Menurut Ahmad Toyib, saat ini fokus utama penanganan adalah memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, seperti tempat pengungsian, logistik pangan, air bersih, dan layanan kesehatan.

Selain itu, pihak BPB-PK Kalteng juga terus memonitor potensi curah hujan tinggi yang dapat memperparah kondisi banjir di wilayah terdampak.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan segera mengungsi jika kondisi di sekitar rumah sudah tidak aman," tambahnya.

Pemerintah Provinsi Kalteng melalui BPB-PK Kalteng juga menyiapkan skenario bantuan tambahan dan penanganan pasca-banjir, termasuk rencana rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur yang rusak akibat bencana.

 

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved