Liga 1

Hasil Komdis PSSI Terbaru Senasib Persija dan Persib, Persela dan Semen Padang Diputus Berat

Nasib Persela dan Semen Padang. Belum lama ini Persib Bandung dan Persija Jakarta jadi sorotan imbas dapat hukuman dari Komdis PSSI.

Tayang:
Editor: Nia Kurniawan
PSSI
Komite Disiplin PSSI. Nasib Persela dan Semen Padang. Belum lama ini Persib Bandung dan Persija Jakarta jadi sorotan imbas dapat hukuman dari Komdis PSSI. 

TRIBUNKALTENG.COM - Belum lama ini Persib Bandung dan Persija Jakarta jadi sorotan imbas dapat hukuman dari Komdis PSSI.

Terbaru Komisi Disiplin PSSI kembali menggelar sidang pada 21-25 Februari lalu. Persela Lamongan dan Semen Padang senasib.

Sejumlah tim dari Liga 1 dan Liga 2 terkena sanksi karena sejumlah pelanggaran, mulai dari akumulasi kartu hingga tindak kekerasan.

Dari Liga 1, ada Panpel Persik Kediri yang didenda Rp 25 juta karena gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persis Solo saat kedua tim bersua pada 14 Februari lalu.

Kehadiran suporter Persis Solo itu juga membuat klub favorit mereka itu dijatuhi hukuman denda sebesar Rp 25 juta.

Lalu ada pemain Semen Padang, Alhassan Wakaso yang dijatuhi hukuman tambahan larangan bermain sebanyak empat pertandingan karena mengucapkan kata-kata tidak pantas kepada perangkat pertandingan serta mendapatkan kartu merah langsung.

Selain hukuman larangan bermain, Alhassan juga dikenakan denda sebesar Rp 50 juta akibat tindakannya tersebut.

Sanksi dan denda juga dikenakan terhadap mantan pemain Persebaya yang kini membela Persibo Bojonegoro, Otavio Dutra. 
Hal itu karena Dutra melakukan pelanggaran serius menanduk pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung.

Ia pun dikenakan sanksi tambahan larangan bermain sebanyak dua pertandingan dan denda Rp 5 juta.

Mengutip dari laman resmi PSSI, berikut adalah sanksi dan denda yang dikenakan kepada sejumlah klub dan kontestan Liga 1 dan Liga 2 oleh Komdis PSSI.

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 21 Februari 2025

1. Panitia Pelaksana Pertandingan Persik Kediri
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
- Pertandingan: Persik Kediri vs Persis Solo
- Tanggal Kejadian: 14 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persis Solo
- Hukuman: denda Rp.25.000.000,-

2. Klub Persis Solo
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
- Pertandingan: Persik Kediri vs Persis Solo
- Tanggal Kejadian: 14 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persis Solo sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan
- Hukuman: denda Rp.25.000.000,-

3. Sdr. Muhammad Bimasakti Andiko (pemain Tim Persela Lamongan)
- Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2024/2025
- Pertandingan: Persela Lamongan vs Persijap Jepara
- Tanggal Kejadian: 18 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar menggunakan tubuhnya secara berlebihan terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.5.000.000,-

4. Panitia Pelaksana Pertandingan Persela Lamongan
- Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2024/2025
- Pertandingan: Persela Lamongan vs Persijap Jepara
- Tanggal Kejadian: 18 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: terjadi penyalaan flare dalam jumlah banyak, penonton masuk ke area lapangan pertandingan, pelemparan batu dan botol mineral, serta melakukan perusakan fasilitas stadion dan pembakaran yang mengakibatkan pertandingan terhenti
- Hukuman: dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton saat menjadi tuan rumah selama satu musim, berlaku pada kompetisi yang diikuti pada Tahun 2025/2026; denda Rp.110.000.000,-

5. Tim PSDS
- Nama Kompetisi: PNM Liga Nusantara 2024/2025
- Pertandingan: PSDS vs Persikab Kab Bandung
- Tanggal Kejadian: 17 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning
- Hukuman: denda Rp.12.500.000,-

6. Sdr. Abdul Rahman (pemain Tim Persiba Balikpapan)
- Nama Kompetisi: PNM Liga Nusantara 2 2024/2025
- Pertandingan: Persiba Balikpapan vs NZR Sumbersari
- Tanggal Kejadian: 19 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: melakukan tekel keras terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.5.000.000,-

7. Klub Persiba Balikpapan
- Nama Kompetisi: PNM Liga Nusantara 2 2024/2025
- Pertandingan: Persiba Balikpapan vs NZR Sumbersari
- Tanggal Kejadian: 19 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: terjadi penyalaan flare yang dilakukan oleh penonton Persiba Balikpapan di Tribun utara
- Hukuman: denda Rp.12.500.000,-

8. Klub Persiba Balikpapan
- Nama Kompetisi: PNM Liga Nusantara 2 2024/2025
- Pertandingan: Persiba Balikpapan vs NZR Sumbersari
- Tanggal Kejadian: 19 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: terjadi pelemparan di Tribun timur ke arah bench Tim NZR Sumbersari yang dilakukan oleh penonton Persiba Balikpapan
- Hukuman: denda Rp.5.000.000,-

*Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 24 Februari 2025

1. Sdr. Aldi Imron Rosadi (pemain Tim PSGC)
- Nama Kompetisi: PNM Liga Nusantara 2024/2025
- Pertandingan: PSGC vs Persekabpas
- Tanggal Kejadian: 21 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: memukul pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.5.000.000,-

2. Tim PSGC
- Nama Kompetisi: PNM Liga Nusantara 2024/2025
- Pertandingan: PSGC vs Persekabpas
- Tanggal Kejadian: 21 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain mendapatkan kartu kuning
- Hukuman: denda Rp.12.500.000,-

3. Klub PSGC
- Nama Kompetisi: PNM Liga Nusantara 2024/2025
- Pertandingan: PSGC vs Persekabpas
- Tanggal Kejadian: 21 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: terjadi penyalaan 2 buah flare yang dilakukan oleh penonton PSGC di Tribun timur sisi utara
- Hukuman: denda Rp.12.500.000,-

4. Klub PSGC
- Nama Kompetisi: PNM Liga Nusantara 2024/2025
- Pertandingan: PSGC vs Persekabpas
- Tanggal Kejadian: 21 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: terjadi pelemparan botol minuman yang dilakukan oleh penonton PSGC dari Tribun barat sisi utara
- Hukuman: denda Rp.5.000.000,-

5. Sdr. Hendra Aji Darmaja (pemain Tim Persekabpas)
- Nama Kompetisi: PNM Liga Nusantara 2024/2025
- Pertandingan: PSGC vs Persekabpas
- Tanggal Kejadian: 21 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: memukul pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.5.000.000,-

6. Tim Persekabpas
- Nama Kompetisi: PNM Liga Nusantara 2024/2025
- Pertandingan: PSGC vs Persekabpas
- Tanggal Kejadian: 21 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: Tim Persekabpas tidak hadir pada sesi Post Match Press Conference
- Hukuman: denda Rp.2.500.000,-

7. Sdr. Otavio Dutra (pemain Tim Persibo Bojonegoro)
- Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2024/2025
- Pertandingan: Persibo Bojonegoro vs Gresik United FC
- Tanggal Kejadian: 21 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius menanduk pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.5.000.000,-

8. Sdr. Marko Ivanovic (pemain Tim Gresik United FC)
- Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2024/2025
- Pertandingan: Persibo Bojonegoro vs Gresik United FC
- Tanggal Kejadian: 21 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius menanduk pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.5.000.000,-

9. Sdr. Kahar (pemain Tim Gresik United FC)
- Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2024/2025
- Pertandingan: Persibo Bojonegoro vs Gresik United FC
- Tanggal Kejadian: 21 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: memukul pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.5.000.000,-

*Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 25 Februari 2025

- Sdr. Alhassan Wakaso (pemain Tim Semen Padang)
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
- Pertandingan: Persis Solo vs Semen Padang
- Tanggal Kejadian: 21 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: mengucapkan kata-kata tidak pantas kepada perangkat pertandingan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 4 pertandingan; denda Rp.50.000.000,-

Kabar Persib Bandung

Gelandang Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha tampak sudah bergabung latihan menjelang laga kontra Persik Kediri.

Hal itu diketahui lewat unggahan Instagram @persib, Senin (3/3/2025).

Persib Bandung menggelar latihan pada malam hari untuk beradaptasi dengan jam kick off di bulan Ramadhan 2025.

Dalam unggahan itu pun bobotoh menyadari kehadiran Beckham Putra.

Mereka pun tampak senang sang gelandang sudah bisa bergabung dengan tim.

Ada juga yang masih menanyakan kepastian Beckham akan main saat laga kontra Persik Kediri.

@han***.
etam udah bisa maen kah?

@ram***.
@beckham_put7 berikan asistmu yg terbaik untuk memenangkan laga setiap match hingga Back2Back juara

@dik***.
etam is back,,,bismillah 3 point...road to b2b

@bay***.
Yo ada Beckam pasti gacor yo semangat sib

@eky***.
Aya Beckham mah dijamin nyerenteng moal Aya nu nahan (Ada Beckham, dijamin permainan akan lancar, tidak ada yang bisa menghentikan)

Beckham Putra bisa kembali cepat bergabung dengan Persib Bandung.

Mulanya, ia mendapatkan skorsing tiga laga dan dirinya sudah melewatkan duel melawan Madura United dan Persebaya Surabaya.

Menilik hukuman awal, beckham seharusnya masih terlilit skorsing kala Persib Bandung menjamu Persik kediri pada laga pekan ke-26 Liga 1 2024/2025. 

Terbaru, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengabarkan Beckham Putra sudah akan bisa bermain melawan Persik Kediri.

Adapun laga Persib Bandung vs Persik Kediri akan digelar pada Rabu (5/3/2025) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pukul 20.30 WIB. 

Hodak mengatakan, satu-satunya yang tidak bisa berlaga adalah Ahmad Agung.

Hal itu terhalang klausul peminjaman dari Persik Kediri.

“Beckham akan bermain, Beckham akan bermain. Agung yang tidak akan bermain. Agung tidak bisa main karena dia pemain pinjaman dari Kediri,” tutur Hodak pada sesi latihan Senin (3/5/2025) malam, dikutip dari Kompas.com.

Terkait Beckham, ia dijatuhi skorsing lantaran melakukan selebrasi ice cold. Aksinya itu dianggap berlebihan dan memprovokasi penonton, sehingga memicu lemparan botol dalam laga Persija vs Persib pada 16 Februari silam di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.  

Selain skorsing, pemain yang akrab disapa Etam ini juga didenda Rp 75 juta. 

Keterangan terbaru Hodak soal Beckham Putra menjadi pertanda bahwa banding Persib ke Komite Banding PSSI diterima. 

Kendati demikian, hingga Selasa (4/3/2025) pagi, belum ada keterangan resmi dari pihak PSSI maupun klub soal kepastian skorsing Beckham Putra. 

Lebih lanjut, Hodak mengabarkan bahwa Adam Alis masih terus dipantau kondisinya karena mengalami benturan di laga terakhir kontra Persebaya. 

“Hanya Adam yang terkena benturan, tapi yang lainnya baik-baik saja. Bahkan dia (Adam) mungkin nanti sudah bisa kembali bermain,” kata Hodak.

(Tribunkalteng.com/TribunJabar)

 

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved