Berita Kalimantan Tengah
Penyebab Program Makan Siang Gratis Belum Berjalan di Kalteng, Wagub Edy Jelaskan Kendalanya
Kalteng belum termasuk dari 26 provinsi yang menjalankan program makan siang gratis itu secara serentak Senin kemarin.
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Haryanto
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Program makan siang bergizi gratis yang digulirkan pemerintah pusat secara bertahap mulai dilaksanakan serentak, Senin (6/1/2025) kemarin.
Program andalan Presiden Prabowo Subianto itu disebut berlangsung secara serentak di 26 dari 38 provinsi di Indonesia, dan didukung 190 dapur.
Kalteng belum termasuk dari 26 provinsi yang menjalankan program makan siang gratis itu secara serentak Senin kemarin.
Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo menjelaskan, kendala utama yang dihadapi saat ini adalah masalah logistik.
"Lokasi lahan dan peralatan dapur yang dibutuhkan untuk menyiapkan makanan bergizi bagi para siswa belum sepenuhnya tersedia dengan baik, sehingga di Kalteng belum dapat dilaksanakan," ungkap Edy Pratowo.
Baca juga: Gubernur Kalteng Instruksikan Pemerintah Daerah Siapkan Anggaran Makan Siang Gratis
Meskipun mengalami penundaan, Edy Pratowo berpesan agar kepala daerah di 14 kabupaten/kota yang ada di Kalteng untuk mempersiapkan kick off jika Tahun 2025 ini program tersebut bisa dilaksanakan.
"Kita ingatkan di awal Tahun 2025 ini untuk kepala daerah agar membuat perencanaan yang matang dan mempersiapkan kick off yang berkaitan tentang makan siang gratis," pesannya.
Edy Pratowo menyebut, target pemberian makanan siang bergizi gratis diperuntukkan untuk anak usia dini (PAUD), TK, SD, SMP dan SMA.
"Walaupun belum bisa diterapkan di Kalteng kami berharap program ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi peningkatan gizi dan kesehatan siswa-siswi di Kalteng," pungkas Edy Pratowo.
| Jurnalis di Kalteng Diancam Bernasib seperti Andrie Yunus, Kegagalan Memahami Film Pesta Babi |
|
|---|
| Isi Pembelaan Terdakwa Penggelapan Dana Rp 16 Miliar Bank Kalteng, Soroti Pengawasan Kurang Ketat |
|
|---|
| UMPR Hall Kapasitas 7.000 Orang Senilai Rp51 Miliar, Groundbreaking saat Wisuda 723 Lulusan |
|
|---|
| Bobol Rp16,4 Miliar Dana Bank Kalteng, Riky Minta Hukuman Ringan karena Kepala Keluarga |
|
|---|
| Gubernur Jatim Khofifah ke Kalteng, Transaksi Dua Daerah Capai Rp2,05 T dari Pangan hingga Rotan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Wakil-Gubernur-Kalteng-Edy-Pratowo-12.jpg)