Berita Palangka Raya

Kegiatan Anak di Palangka Raya, Ramai Latihan Karate di Halaman SDN 11 Langkai

Latihan karate yang dibimbing oleh kedua gurunya tepat di halaman SDN 11 Langkai Jalan Ponegoro Palangka Raya Kalimantan Tengah.

Penulis: Rizky Akbar Jalaluddin | Editor: Nia Kurniawan
Tribunkalteng.com/rizky
foto : saat anak karate sedang menjalani latihan di halaman depan SDN Langkai 11 jalan  Diponegoro palangka raya 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Dijaman yang serba digital banyak anak lebih sering bermain gadget daripada melakukan aktivitas fisik. Hal seperti ini turut memengaruhi turunnya minat terhadap olahraga, termasuk seni bela diri.

Setiap jumat pukul 15.00 WIB sore atau 1 minggu sekali, anak-anak siswa sd kelas 1-6 rutin menjalani latihan karate yang dibimbing oleh kedua gurunya tepat di halaman SDN 11 Langkai Jalan Ponegoro Palangka Raya Kalimantan Tengah.

Dari murid karate yang sedang berkumpul di halaman SDN tersebut, tampak murid penuh enerjik dan semangat mengikuti komando gurunya untuk setiap langkah demi langkah gerakan karate tersebut.

Guru karate, Andreas Leonardo mengungkapkan, para anak-anak disini jadi tertarik dan berminat ikut karate selain karena pengaruh dari teman sebayanya juga karena prestasi teman tersebut.

“Pola pikir anak kelas 1-3 SD itu kan tertarik dan ingin coba, karena melihat temannya yang juga karate, makanya mereka sebagian juag pengen ikut, sedangkan kelas 4-6 SD itu karena prestasi temannya makanya teman sebayanya juga pengen ikut karate,” ucapnya, Jumat (21/11/2024).

Menariknya disini, para murid diajarkan mulai pangkat sabuk putih (tingkat awal) hingga bisa melanjutkan sampai sabuk cokelat (tingkat lebih tinggi).

Agar mereka tidak putus atau berhenti di tengah jalan, yaitu dengan cara memberikan mereka latihan khusus atlit atau les latihan tambahan.

“Rata-rata mereka berhenti di sabuk kuning. Untuk menghindari itu, kami memberikan latihan khusus untuk atlet, supaya mereka lebih termotivasi dan lebih tertarik untuk mencapai sabuk yang lebih tinggi,” jelasnya.

Selain itu, Andreas menambahkan bahwa turnamen atau kejuaraan juga menjadi salah satu cara untuk mempertahankan semangat murid. Kejuaraan dapat diadakan mulai dari tingkat sekolah, perguruan hingga nasional.

Ia menjelaskan, karate perlu diajarkan sejak dini baik itu pria maupun wanita, selain untuk olahraga untuk kesehatan tubuh juga agar nantinya mereka bisa membela diri dari kejahatan dan menolong orang lain dari tindak kejahatan.

Ia berharap, untuk muridnya latihan bela diri jangan pernah putus, karena selain untuk menjaga diri mereka masing-masing juga sekaligus berkontribusi pada kesehatan tubuh mereka.

“Kalau sudah olahraga sejak dini, pasti kesehatan dimasa yang akan datang akan membaik, tidak sakit-sakitan,” terangnya.

 
(Tribunkalteng.com/rizky) 

 

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved