Inter Miami
Peraturan Baru MLS Inter Miami dan Lionel Messi Harus Patuh, David Beckham Datangkan Wonderkid
Dua kabar terkini terkait Major League Soccer (MLS), mulai adanya regulasi baru yang wajib dipatuhi semua tim termasuk Inter Miami dan Lionel Messi
TRIBUNKALTENG.COM - Dua kabar terkini terkait Major League Soccer (MLS), mulai adanya regulasi baru yang wajib dipatuhi semua tim termasuk Inter Miami dan Lionel Messi.
Selain itu ada kabar David Beckham yang akan mendatangkan wonderkid ke Inter Miami di bursa transfer mendatang.
Menjelang musim baru yakni MLS 2024, pihak liga mengumumkan regulasi terbaru untuk mencegah sebuah tim mengulur waktu saat melakukan pergantian pemain.
Baca juga: Chelsea vs Sheffield United, Mauricio Pochettino Siapkan Cuci Gudang di Bursa Transfer Liga Inggris
Baca juga: Kontrak Baru Hingga 2028, Jose Mourinho Semringah Jelang AS Roma vs Bologna di Liga Italia Serie A
Aturan baru ini menetapkan batas waktu maksimal bagi pemain yang meninggalkan lapangan untuk digantikan.
Pemain harus meninggalkan arena pertandingan dalam waktu sepuluh detik sejak wasit mengizinkan pergantian pemain.
Jika tidak mematuhi, tim yang melakukan pergantian pemain bakal mendapat kerugian.
Tim tersebut harus melanjutkan laga dengan 10 personel selama satu menit sampai pemain cadangan masuk lapangan.
Peraturan baru ini sudah disetujui oleh Dewan Pemilik MLS.
"Kalau pemain tak keluar lapangan dalam waktu 10 detik, pemain berikutnya harus menunggu 60 detik sebelum memasuki lapangan," bunyi pernyataan MLS.
"Selama masa tunggu dan sebelum pemain pengganti masuk, tim akan bermain dengan satu orang lebih sedikit. Pengecualian terhadap aturan tersebut termasuk cedera dan pergantian kiper," lanjut pengumuman mereka.
MLS semakin naik daun menyusul kedatangan Messi ke Inter Miami pada Juni 2023.
Messi sendiri seperti menemukan kembali kebahagiaanya setelah gabung dengan klub milik David Beckham.
Musim perdana bersama tim baru, dia menorehkan 11 gol dan lima assist dalam 14 penampilan di semua ajang.
Bahkan Messi mempersembahkan satu gelar dari ajang Leagues Cup.
Hebatnya, trofi tersebut hadir satu bulan setelah Messi melakoni debut untuk Inter Miami.
Akan tetapi, musim pertama sang superstar Argentina di Amerika Serikat sedikit ternoda usai gagal membawa Inter Miami lolos ke play-off.
Inter Miami finis di peringkat ke-14 klasemen Wilayah Barat.
Sedangkan untuk mendapat tiket play-off, mereka harus meraih minimal posisi kesembilan.
Menyambut persaingan MLS 2024, Inter Miami membidik beberapa amunisi baru agar Messi lebih nyaman.
Target terbesar The Herons adalah Luis Suarez yang pernah menjadi rekan Messi sewaktu berseragam Barcelona.
Keduanya berkolaborasi sangat apik di Barca selama rentang waktu 2014–2020.
Namun, Inter Miami bukan cuma memburu pemain berpengalaman.
Tim asuhan Gerardo Martino juga menginginkan talenta muda dalam diri Brian Aguirre.
Inter Miami dikabarkan tengah berupaya mendatangkan sang wonderkid.
Ini adalah kali kedua Inter Miami berupaya mendatangkan Aguirre.
Mereka melakukan usaha pertama buat memboyong Aguirre saat musim panas 2023.
Namun, si bocah ajaib setia kepada Newell's Old Boys.
"Saya tenang, mempelajari setiap pertandingan," kata Aguirre ketika ditanya rumor ketertarikan Inter Miami terhadapnya.
"Saya baru saja memulai dan harus melanjutkan hal yang sama, memikirkan karier di sini, di Newell's."
"Sekarang kami harus membalik halaman, memikirkan laga lainnya," ucap dia.
* Garnacho Disindir Pemain Timnas Argentina Soal Mengidolakan Ronaldo
Kekaguman pemain Man United, Alejandro Garnacho terhadap Cristiano Ronaldo telah membuat sang bintang muda Timnas Argentina tersebut mendapat beberapa sindiran di level internasional.
Namun rekan setimnya di Argentina, Leandro Paredes, mengakui bahwa sang pemain sayap memiliki aura Cristiano Ronaldo dalam permainannya.
Dengan selebrasi 'siuu', kegemarannya melakukan tendangan salto, dan tendangan peroksida, Alejandro Garnacho disebut-sebut sebagai anggota klub penggemar Cristiano Ronaldo.
Rekan setim Garnacho di Timnas Argentina tidak melewatkan kesempatan untuk bercanda dan mengingatkan sang pemain hebat Manchester United itu di mana loyalitasnya seharusnya berada, apalagi Argentina sangat kental dengan nama Lionel Messi yang merupakan rival Cristiano Ronaldo.
"Kami bercanda dengannya," kata Paredes, salah satu anggota skuat Lionel Scaloni yang memenangkan Piala Dunia, kepada D Sports.
"Dia sangat pemalu dan tidak menjawab. Kasihan, kami membuatnya bingung,"
Sedikit perpeloncoan kuno yang baik hanyalah bagian dari proses, tentu saja, dengan Garnacho yang masih merupakan pendatang baru di timnas Argentina.
Baca juga: Fakta Mengejutkan Liverpool vs Man United, Tak Pernah Bobol Gawang Anfield sejak 2018 Liga Inggris
Baca juga: Pemain AS Roma Tak Masuk Best XI Jose Mourinho, Chelsea Mendominasi, Ronaldo Dampingi Drogba
Remaja kelahiran Madrid ini akhirnya melakukan debut internasional seniornya pada bulan Juni, dan terlihat berada di posisi yang tepat untuk menambah koleksi tiga caps-nya setelah tampil bagus di level klub di bawah asuhan Erik ten Hag.
"Kami mencoba untuk membuat para pemain muda merasa menjadi bagian dari tim dan merasa nyaman," tambah Paredes.
"Dalam kasus ini, dia sangat gugup dan tidak bisa berbicara. Tetapi seperti yang dia katakan, saya pikir (Ronaldo) adalah idolanya. Dia selalu mengikutinya dan cara bermainnya sangat mirip." pungkasnya.
(TRIBUN KALTENG)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/David-Beckham-ungkap-keistimewaan-Lionel-Messi-di-Inter-Miami.jpg)