MLS
Andalan David Beckham Lionel Messi Kena Hoaks, Pemain Inter Miami Dibela Junior Cristiano Ronaldo
Pemain andalan David Beckham di Inter Miami, Lionel Messi mendapat hoaks dari media prancis.
TRIBUNKALTENG.COM - Pemain andalan David Beckham di Inter Miami, Lionel Messi mendapat hoaks dari media prancis.
Lionel Messi disebut melakukan cemooh kepada junior Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal, Vitinha.
Sebagaimana diketahui, Lionel Messi selama di PSG gagal meraih gelar Liga Champions.
Megabintang berusia 36 tahun itu juga hanya mempersembahkan tiga gelar juara di Les Parisiens, yakni 2 gelar Liga Prancis dan 1 trofi Piala Super Prancis.
Prestasi tersebut lagi-lagi dianggap sebagai kegagalan karena target utamanya adalah membawa PSG juara Liga Champions.
Baca juga: Andre Onana Mengaku Jadi Biang Kekalahan Manchester United, Asa Tim Sheikh Jassim di Liga Champions
Baca juga: Jose Mourinho Cadangkan Lukaku di Sheriff vs AS Roma Liga Europa Malam Ini, Dua Pemain Ini Disiapkan
Kini, Messi telah meninggalkan PSG dan bergabung dengan klub MLS, Inter Miami.
Meski demikian, penggemar PSG dan media-media asal Prancis masih saja 'menganggu' sang megabintang.
Teranyar, media Prancis, L'Equipe, membuat klaim mengejutkan soal Lionel Messi.
Mereka mengeklaim bahwa Messi sempat menghina Vitinha pada Januari lalu dengan menyebutnya pemain lemah.
"Bukan saja kamu lemah, tapi kamu juga menyakiti saya," demikian klaim yang dibuat L'Equipe.
Namun, pemberitaan tersebut buru-buru dibantah oleh junior Cristiano Ronaldo di timnas Portugal itu.
Dia menegaskan bahwa kabar itu tidak benar.
"Saya biasanya tidak mengomentari apa pun tentang pers, tapi kali ini sangat keterlaluan," ujarnya seperti dikutip dari Twitter Fabrizio Romano.
"Jadi, saya harus buka suara."
"Saya tegaskan bahwa hal ini sepenuhnya tidak benar," tuturnya menambahkan.
Lionel Messi sempat memperkuat Paris Saint-Germain selama dua musim.
La Pulga didatangkan PSG secara gratis usai kontraknya bersama Barcelona berakhir pada musim panas 2021.
Awalnya kedatangan Messi disambut bak pahlawan oleh penggemar PSG maupun media-media setempat.
Namun, seiring berjalannya waktu, pemenang Piala Dunia 2022 bersama timnas Argentina justru menjadi public enemy.
Messi kerap dicemooh ultras PSG dan dihujani kritik tajam oleh media-media Prancis.
Penampilan mengecewakan Messi di PSG menjadi penyebab sang superstar mendapatkan perlakuan tersebut.
Selama di PSG, karier Messi memang tergolong biasa-biasa saja buat ukuran superstar.
Sempat kesulitan di musim pertamanya, performa Messi sedikit lebih baik di musim kedua dengan menorehkan 32 gol dan 35 assist dari 75 pertandingan di lintas kompetisi.
Namun, torehan tersebut tetap dianggap mengecewakan oleh para fans PSG untuk standar bintang sekelas dia.
* Besarnya Jasa Beckham atas Lionel Messi di Inter Miami pada MLS
Major League Soccer (MLS) sudah pernah kedatangan bintang-bintang sepakbol dunia di antaranya David Beckham, Zlatan Ibrahimovic, Ricardo Kaka hingga Lionel Messi.
Namun dari sejumlah nama yang ada, sosok Lionel Messi di Inter Miami jadi yang paling berpengaruh terhadapi industri di MLS.
Kedatangan Lionel Messi ke Inter Miami tidak lepas dari peran serta sang pemilik klub, David Beckham.
Kehadiran Lionel Messi mengubah wajah MLS hanya dalam waktu yang singkat.
Inter Miami sebagai klub yang dibela sang megabintang meraup keuntungan besar-besaran.
Jersey Inter Miami yang semula kurang dipertimbangkan kini begitu dicari oleh penggemar.
Dalam waktu kurang dari dua bulan, Messi sudah berhasil menjadi legenda baru di MLS.
Kehadiran beberapa bintang terdahulu seperti terasa kecil jika melihat dampak yang dihasilkan oleh Messi.
Bagi Wakil Presiden MLS, Nelson Rodriguez, setiap momen dalam sejarah tetap perlu dirayakan.
Oleh karena itu, Nelson Rodriguez tetap mengakui peran besar David Beckham dalam mengubah wajah kompetisi.
"Beckham sudah pindah ke sini pada 2007," kata Rodriguez seperti dilansir BolaSport.com dari Diario AS.
"Ia berpengaruh besar dalam mendatangkan Messi ke sini," ujar Rodriguez menambahkan.
Sebagai orang yang sudah mengenal MLS cukup lama, Beckham memiliki misi yang sejalan dengan manajemen kompetisi.
Pria asal Inggris tersebut ingin memajukan MLS menjadi salah satu liga bergengsi.
Kompetisi tersebut ingin menjadi salah satu destinasi favorit bagi pesepak bola.
Misi Beckham pada tahun ini lebih besar karena ia tidak ingin kedatangan pemain biasa.
Beckham bekerja sama dengan pemilik Inter Miami yang lain, Jorge Mas, dalam menyusun rencana transfer.
Tujuan utama jelas meyakinkan Messi untuk bergabung ke inter Miami.
Penyerang asal Argentina tersebut tidak memperpanjang kontrak di Paris Saint-Germain yang berakhir pada 30 Juni 2023.
Baca juga: Hasil Inter Miami vs Toronto FC: Efek Dahsyat Messi hanya Main 37 Menit, Tim David Beckham Menang
Baca juga: Intip Deretan Harta Kekayaan David Beckham, Bos Messi di Inter Miami Mulai Debut di Man United
Akan tetapi, klub-klub di Benua Eropa ternyata cukup agresif dan ingin ikut menggaet Messi.
Barcelona sebagai mantan klub sang megabintang juga berusaha mendapatkan tanda tangan.
Inter Miami tidak gentar dan Beckham terlibat aktif dalam proses negosiasi.
Kerja keras Beckham terbayar karena klubnya berhasil terpilih sebagai destinasi Messi.
(TRIBUN KALTENG)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Lionel-Messi-di-MLS-Atlanta-United-vs-Inter-Miami.jpg)