MLS

Aset David Beckham, Alasan Messi tak Asal Dipilih Tata di Inter Miami Jelang Final US Open Cup 2023

Inter Miami juga berhasil dibawa Messi untuk lolos ke partai final US Open Cup 2023. Kondisi aset David Beckham.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Nia Kurniawan
Instagram David Beckham
Kolase David Beckham dan Lionel Messi di Inter Miami MLS. Inter Miami juga berhasil dibawa Messi untuk lolos ke partai final US Open Cup 2023. Kondisi aset David Beckham. 

TRIBUNKALTENG.COM - Kabar terbaru Lionel Messi, aset David Beckham di Inter Miami jelang Final US Open Cup 2023.

Ya, Inter Miami juga berhasil dibawa Messi untuk lolos ke partai final US Open Cup 2023.

Pada partai final nanti, tim asuhan Gerardo 'Tata' Martino itu akan melawan Houston Dynamo.

Gerardo 'Tata' Martino mengaku tidak mau sembarang memainkan Lionel Messi karena ia merupakan aset berharga bagi Inter Miami.

Baca juga: Bomber David Beckham Bongkar Sifat Asli Messi di Inter Miami, Ungkit Alba dan Busquets di MLS

Baca juga: Sadio Mane Dekati Gol Ronaldo, Al Nassr Waspada Neymar di Al Hilal Jelang Liga Champion AFC

Baca juga: Cara Main Lukaku Disentil Jose Mourinho Efek AS Roma Menang di Liga Italia, Renato Sanches Bereaksi

Bukan menjadi hal yang mengejutkan bahwa Inter Miami akan sangat bergantung kepada Lionel Messi.

Pasalnya, Messi memang sudah berkontribusi sangat besar kepada Inter Miami sejak bergabung pada Juli 2023 lalu.

Meski baru bergabung, Messi sudah memberikan efek yang luar biasa bagi The Herons.

Inter Miami sudah berhasil memenangi trofi pertama mereka sepanjang sejarah klub dalam ajang Leagues Cup 2023.

Oleh karena itu, bukan hal yang mengherankan apabila Inter Miami benar-benar menjaga Messi.

Hal tersebut juga terlihat dalam konferensi pers sebelum pertandingan antara Inter Miami dan Atlanta United.

Dilansir BolaSport.com dari ESPN, Tata Martino sempat ditanya mengenai kondisi terbaru La Pulga.

Martino hanya bisa menyampaikan bahwa kondisi Messi memang baik-baik saja.

Akan tetapi, ia baru akan memastikan apakah Messi siap bermain setelah melihat hasil latihan terakhir.

Martino mengaku tidak ingin sembarangan memainkan penyerang berusia 36 tahun tersebut.

Baca juga: Kesetiaan Edoardo Bove di AS Roma Liga Italia Terbukti, Dihadiahi Kontrak Baru di Tim Jose Mourinho

Baca juga: Legenda Arsenal Buka Dugaan Lionel Messi Gagal di PSG, Mbappe dan Neymar Disebut Pemicu

Hal itu dikarenakan Messi sangat berharga bagi Inter Miami dan akan dibutuhkan dalam beberapa pertandingan ke depan.

Oleh karena itu, Martino harus berhati-hati saat merawat megabintang Inter Miami tersebut.

"Dia baik-baik saja. Namun kami akan menunggu hingga setelah latihan hari ini untuk membuat keputusan," kata Martino.

"Kami akan berhati-hati dengannya karena kami memiliki banyak pertandingan penting dalam waktu singkat."

Baca juga: Akhirnya Sheikh Jassim dan Manchester United Semakin Dekat, Bersama Sir Jim Ratcliffe Desak Glazer

"Ini adalah sesuatu yang kami tahu akan terjadi pada suatu saat, tetapi ia akan mulai terbiasa dengan kebutuhan kami, terutama untuk musim seperti ini dengan banyak pertandingan," lanjut pelatih asal Argentina tersebut.

Messi sendiri memang sebelumnya dikabarkan mengalami kelelahan karena jadwal yang sangat padat.

Eks kapten Barcelona tersebut bahkan hanya bermain satu kali dalam FIFA Matchday bersama timnas Argentina bulan ini.

Messi tidak ikut turun bermain saat timnas Argentina bermain di markas Bolivia.

Bahkan, Messi meminta untuk digantikan pada akhir laga saat melawan timnas Ekuador.

Kelelahan Messi itu juga dinilai tidak lepas dari pengaruh padatnya jadwal Inter Miami sebelum FIFA Matchday.

Jebolan akademi La Masia itu bahkan selalu bermain dalam 11 laga pertamanya di Inter Miami.

Meski kelelahan, Messi tetap tampil hebat dengan mampu mencetak 11 gol dan lima assist dari 11 pertandingan.

Cemas Lionel Messi Cedera

Sang superstar Inter Miami memiliki jadwal yang padat apalagi kini lama tinggalkan David Beckham dan Liga MLS.

Manajer Inter Miami, Tata Martino, meredam kekhawatiran akan kebugaran Lionel Messi setelah ia terlihat keluar dari sebuah pusat medis di Argentina.

Setelah kepindahannya ke Amerika Serikat dan komitmen internasionalnya kini menimbulkan kekhawatiran atas kebugarannya

Pemain berusia 37 tahun ini memiliki jadwal yang padat dalam satu setengah bulan terakhir, bermain 11 kali untuk Inter Miami dan juga membela negaranya. Kemampuan sang superstar kini menunjukkan tanda-tanda menurun, namun tampaknya ia mulai merasakan tekanan secara fisik.

Ia ditarik keluar dari pertandingan oleh Lionel Scaloni setelah mencetak satu-satunya gol untuk negaranya saat sang juara dunia mengalahkan Ekuador 1-0.

Pelatih kepala Argentina kemudian mengkonfirmasi bahwa ia mengganti pemain andalannya itu setelah ia "merasakan sesuatu" sebelum meminta untuk ditarik keluar.

Mantan pahlawan Barcelona ini kemudian terlihat mendatangi pusat medis IMAXE, di mana ia diketahui telah menjalani beberapa tes pencegahan.

Penyerang veteran ini terlihat dalam suasana hati yang riang saat tiba, tersenyum kepada para pendukung yang berkumpul untuk mendoakannya.

Dengan mengenakan seragam Argentina, ia melambaikan tangan kepada para penggemar di luar gedung dan tidak terlihat merasa tidak nyaman atau tertatih-tatih saat keluar.

Jelas, penampakan Messi ini menunjukkan bahwa pelatih tim nasionalnya sangat memperhatikan pemain bintang mereka, dengan Scaloni telah mengakui: "Jika tidak, saya tidak akan mengeluarkannya dari lapangan, itu sudah jelas."

Ketika ditanya oleh Telemundo, pemain sayap terkenal di dunia ini tampaknya mengindikasikan bahwa masalah yang ia hadapi terkait kebugarannya relatif kecil. Ia mengatakan:

"Saya sedikit kelelahan, jadi kebetulan saya keluar dan tentunya itu bukan yang terakhir kalinya saya keluar saat pertandingan."

Setelah memimpin timnya meraih kesuksesan di Piala Liga, ia menginspirasi tim barunya di MLS untuk meraih empat pertandingan tak terkalahkan di liga saat mereka mengejar babak playoff.

Berbicara mengenai status cedera Messi, pelatih kepala Inter Miami, Gerardo Martino, mengatakan: "Sepertinya bukan sesuatu yang penting, beberapa gejala kelelahan, setidaknya itulah informasi yang kami miliki, kami akan tahu lebih banyak hari ini."

"Kami tahu bahwa di semua tim hal ini terjadi. Ada pemain yang bermain lebih banyak, ada juga yang bermain lebih sedikit sehingga harus memanfaatkan kesempatan seperti ini, namun juga tidak benar bahwa permainan hanya bergantung pada para pemain yang akan bermain lebih banyak sekarang."

Tentu saja absennya sang striker kelas dunia merupakan pukulan besar bagi Miami, dengan musim reguler MLS yang masih berlangsung selama jeda internasional.

Meskipun begitu, rekan-rekan setimnya mampu mengatasi kehilangan pemimpin mereka dengan kemenangan krusial 3-2 atas Sporting Kansas City.

Dengan the Herons yang kini berjarak enam poin dari tempat terakhir kualifikasi playoff, dengan dua pertandingan tersisa di tangan mereka atas penghuni klasemen saat ini, D.C. United, kemenangan tersebut merupakan kemenangan yang signifikan. Wakil pelatih City, Martino, kini meminta para pemainnya untuk menjaga ketahanan mereka, bahkan tanpa kehadiran sang kapten.

Ia menambahkan: "Mereka harus melakukan upaya terbaik bersama dengan yang lainnya. Kami telah mengetahui tentang absennya para pemain ini sejak para pemain baru tiba, jadi selama 20 hari terakhir kami membayangkan kami akan berada di posisi ini, jadi ini bukanlah hal yang mengejutkan.

( Tribunkalteng.com / Bolasports)

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved