UT Palangkaraya
Lakukan MoU dengan Universitas Terbuka, Bupati Katingan Harapkan Pengembangan SDM dan Pendidikan
Universitas Terbuka (UT) bakal hadir di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah diawali MoU dan peletakan baru pertama
TRIBUNKALTENG.COM, KASONGAN - Universitas Terbuka (UT) bakal hadir di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Kehadirannya diawali penandatanganan memorandum of understanding (MoU) yang dilakukan oleh Bupati Katingan Sakariyas dengan Rektor UT Prof Drs Ojat Darojat, MBus, Phd di kompleks perkantoran Pemkab Katingan, Kasongan, Kamis (14/9/2023).
Selain penandatanganan MoU juga dilakukan peletakan batu pertama pembangunan sarana fasilitas UT.
"Terima kasih kepada Universitas Terbuka yang melakukan peletakan batu pertama sarana fasilitas pendidikan. Keberadaan Universitas Terbuka sangat membantu masyarakat kabupaten Katingan terutama yang tidak bisa kuliah di Palangkaraya atau luar daerah. Mereka kini sudah bisa mengakses sendiri dengan jaringan yang ada," kata Sakariyas.
Sementara Rektor UT Prof Drs Ojat Darojat, M Bus, PhD menegaskan kerja sama ini sangat penting untuk pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan akses terhadap pendidikan tinggi di daerah.
"Kehadiran UT Palangkaraya adalah untuk memberikan akses layanan pendidikan bagi seluruh masyakarat yang ada di Kalteng, satu di antaranya adalah Kabupaten Katingan," katanya saat memberi sambutan.
Menurut Rektor UT, tidak ada lagi alasan bagi masyarakat tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan adanya Universitas Terbuka.
Secara biaya, kuliah di UT juga tidak mahal karena sangat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Satu SKS, cuma Rp 35 ribu. Saat ini tidak ada perguruan tinggi semurah ini, baik swasta maupun negeri. Memang ada paket-paketnya. Paling mahal itu cuma Rp 3,5 juta. Tapi ini tetap paling murah. Jika tidak bisa paketan, kan ada pilihan yang lain. Termasuk untuk waktu kuliahnya, ada pilihan,” ucapnya.
Selain itu, di UT juga tidak ada sistem drop out (DO).
“Mahasiswa bisa kuliah, mau 4 tahun, 10 tahun, 30 tahun, bahkan seumur hidup pun boleh,” kata Rektor UT.
Setelah sambutan, peserta dan tamu acara melakukan foto bersama dilanjutkan prosesi pembukaan tirai papan nama oleh Rektor UT dan Bupati Katingan.
Ini merupakan penanda dimulainya pembangunan sarana fasilitas UT di Katingan.
Selain Rektor UT dan Bupati Katingan, hadir dalam acara ini antara lain perwakilan DPRD setempat, tokoh masyarakat dan adat serta juga Direktur UT Palangkaraya, Haryadi, SP, MP. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/UT-Katingan.jpg)