MLS
Power Messi di Inter Miami dan MLS Dihancurkan Pegawai Hotel, The Herons Terpaksa Pindah
Lionel Messi dan para pemain Inter Miami lainnya diboikot para pegawai hotel di tempat yang direncanakan untuk menginap
TRIBUNKALTENG.COM - Lionel Messi boleh dikatakan memiliki power luar biasa di Amerika Serikat (AS) berkat penampilannya yang luar biasa untuk klub Inter Miami.
Dia dipuja banyak orang AS, banyak puak fasilitas dan perlakuan istimewa yang diperoleh Messi berkat popularitasnya.
Timnya sendiri, Inter Miami juga memperlakukan Messi sebagai orang paling penting, dari pengawalan privat sampai segala fasilitas yang serbalengkap.
Namun, siapa sangka, power yang dimiliki Messi kalah oleh pegawai hotel.
Baca juga: Haaland Kalahkan Lionel Messi di Perebutan Gelar Pemain Terbaik UEFA, Ballon Dor Menyusul?
Baca juga: Rekor Lionel Messi Terhenti di Laga Inter Miami vs Nashville, Ini Hasil Klasemen MLS
Baca juga: Setia Bersama Messi di MLS, Sosok Thiago Almada Tolak Main Bareng Neymar di Al Hilal
Dia dan skuat Inter Miami ditolak oleh pegawai hotel saat akan menginap.
Jelang lanjutan laga Major League Soccer (MLS) melawan LAFC, Lionel Messi dan para pemain Inter Miami lainnya diboikot para pegawai hotel di tempat yang direncanakan untuk menginap.
Para pegawai hotel menginginkan Lionel Messi cs untuk mencari hotel lain.
Diketahui, Laga LAFC vs Inter Miami dijadwalkan berlangsung di BMO Stadium pada Senin, 4 September, kick-off pukul 09.00 WIB.
Dikutip dari Reuters, para pegawai hotel Fairmont Miramar di Santa Monica, Los Angeles melakukan aksi protesnya itu pada Jumat (1/9/2023).
Usut punya usut, aksi pemogokan serta penolakan pemain Inter Miami itu didasari oleh penuntuan regulasi kenaikan upah.
Selain pegawai hotel Fairmont Miramar, ternyata beberapa pegawai hotel dalam satu wilayah itu serta pekerja lainnya juga melakukan hal yang sama.
"Inter Miami dan Lionel Messi dijadwalkan akan check-in ke Fairmont Miramar di tepi pantai pada hari Jumat menjelang pertandingan MLS melawan LAFC, tetapi mengindahkan seruan dari Unite Here Local 11 untuk menjauh," tuis juru bicara serikat pekerja, Maria Hernandez, dikutip dari Reuters.
"Pengurus rumah tangga, juru masak, pelayan dan pelayan di hotel tersebut bergabung dengan ribuan pekerja hotel di seluruh wilayah dalam aksi protes."
"Di mana mereka menuntut gaji yang lebih tinggi untuk memenuhi kenaikan biaya perumahan."
Karena penolakan itu membuat The Herons(julukan Inter Miami) mengubah rencananya untuk tidak lagi menginap di hotel daerah Santa Monica pada akhir pekan ini.
Alhasil, para pekerja turut berterima kah kepada Lionel Messi cs yang mendengarkan aksi itu.
“Terima kasih kepada Lionel Messi yang hebat dan rekan satu timnya karena setuju untuk pindah dari hotel dan berdiri dalam solidaritas dengan para pekerja yang mogok!” kata serikat pekerja dalam sebuah pernyataan.
Atas sikap Lionel Messi dan para pemain Inter Miami itu tampaknya memberikan dercak kagum The Major League Soccer Players Association (MLPA) atas solidaritasnya mendengar aksi para pegawai di daerah Santa Monica.
"MLSPA bangga berdiri bersama para pekerja yang mogok di Fairmont Miramar dan hotel-hotel lain di kawasan LA,” kata asosiasi itu dikutip dari Twitter @MLSPA.
"Kami mendesak semua hotel untuk mencapai kontrak yang adil dengan pekerjanya secepatnya.”
Rumah mewah
Bintang Inter Miami, Lionel Messi tampaknya bakal kerasan berkarir di Amerika Serikat.
Lionel Messi dikabarkan tengah membangun rumah baru di Miami.
Nama rumah itu akan berkonsep "Messi Mansion in Miami" dengan desain bangunan berbentuk huruf 'M'.
Ditaksir rumah itu akan menghabiskan uang sebesar $80 juta (Rp 1,2 triliun) hingga $100 juta (Rp 1,5 triliun), dikutip dari Fox Business.
“Angka ini mencakup pemilihan material kelas atas yang cermat, teknologi tercanggih, dan detail arsitektur indah yang akan memberikan karakter khas pada mansion ini,” ucap Veliz.
“Selain itu, hal ini mencakup biaya yang terkait dengan pembangunan infrastruktur canggih, serta layanan dan fasilitas luar biasa yang menjadi ciri hunian elit ini.”
Selain berbentuk logo huruf 'M' rumahnya, lantai di salah satu ruangan juga bertuliskan Messi.
Tentunya dengan profesi Lionel Messi, dalam rumah itu juga terdapat dua lapangan sepak bola di sisi kanan dan kiri.
Selain itu terdapat juga kolam renang di area belakang.
"Rumah megah ini terdiri dari tiga tingkat dan terletak di pulau eksklusif berbentuk kapal, memberikan privasi dan lokasi yang istimewa."
Ada juga pendaratan Helikopter di atas rumah itu. Bahkan ada dermaga besar untuk kapal berlabuh.
"Mansion itu memiliki dermaga besar yang memungkinkan akses ke kapal pesiar dan kapal lainnya, menawarkan pengalaman maritim kelas satu."
Pengaruh Lionel Messi memang tidak ada duanya karena ia berhasil mengubah satu wajah Amerika Serikat.
Kedatangan Lionel Messi ke Amerika Serikat tidak hanya berdampak ke Inter Miami.
Dalam waktu singkat, Negeri Paman Sam langsung berubah mengikuti langkah Lionel Messi.
Kesuksesan Inter Miami di ranah domestik melahirkan dampak yang besar.
Bermula dari tim penghuni dasar klasemen Major League Soccer (MLS) wilayah timur, The Herons berhasil meraih prestasi.
Tim asuhan Gerardo Martino kini berstatus sebagai juara Leagues Cup 2023.
Selain itu, Tata Martino juga membawa anak asuhannya melaju ke final US Open Cup.
Kedua prestasi tersebut dihasilkan berkat kerja keras Messi yang selalu menyumbang kontribusi gol.
Jika dilihat secara lebih teliti, kontribusi penting Messi untuk timnya tidak hanya berupa catatan gol.
Pemain berjuluk La Pulga tersebut juga mengangkat kemampuan rekan setim secara signifikan.
Dilansir dari Diario AS, timnas Amerika Serikat mulai melirik pemain Inter Miami untuk masuk ke skuad.
Untuk jeda internasional September 2023, ada dua pemain The Herons yang dipanggil ke timnas Amerika Serikat.
Kiper Inter Miami, Drake Callender, memang tidak terlalu asing dengan timnasnya sendiri.
Drake Callender sudah pernah dipanggil untuk masuk skuad timnas AS.
Akan tetapi, sang kiper bisa mengalami nasib berbeda dalam pemanggilan yang terbaru.
Callender tampil mengesankan dalam membantu klubnya meraih prestasi.
Ia menjadi andalan klub pada final Piala Liga dan semifinal US Open Cup.
Berkat penampilan tersebut, Callender bisa bersaing dengan Matt Turner untuk posisi kiper utama di timnas AS.
Lain halnya dengan Callender, Benjamin Cremaschi seperti baru saja naik level.
Benjamin Cremaschi baru kali pertama ini berkesempatan membela timnasnya sendiri.
Cremaschi berkesempatan untuk turun di antara laga melawan Uzbekistan dan Oman.
Kesempatan Cremschi untuk turun bisa belum terbuka lebar mengingat ia masih berstatus debutan.
Namun, keberadaannya menegaskan fakta bahwa Messi mulai memengaruhi keputusan di level timnas Amerika Serikat. (*)
( Tribunnews.com / Tribunkalteng.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Debut-Lionel-Messi-di-MLS-Bersama-Inter-Miami-Tertunda.jpg)