Kobar Marunting Batu Aji
High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Kabupaten Kobar 2023
Selain itu, program digitalisasi ini dapat memudahkan masyarakat khususnya wajib pajak dalam melaksanakan kewajibannya
TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar) melalui leading sector Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2023, di aula kantor bupati, Senin (26/6/2023).
Kegiatan tersebut dipimpin Asisten I Setda Kobar Tengku Ali Syahbana didampingi Ketua DPRD M Rusdi Gozali dan Kepala Bapenda Nursyah Ikhsan serta dihadiri jajaran SKPD dan perwakilan Perbankan.
Tengku Ali Syahbana menyampaikan acara ini merupakan forum tertinggi untuk menghasilkan rekomendasi atau regulasi sebagai panduan kerja TP2DD, dalam upaya pemerintah daerah mendorong tranformasi digital di Kobar, khususnya belanja dan pendapatan.
"Dengan program digitalisasi ini, diharapkan dinas-dinas pemangku kepentingan terkait dengan pajak, retribusi dan pendapatan lainnya, dapat bersinergi secara baik. Semua ini muarannya adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," kata Tengku Alisyahbana.
Selain itu, program digitalisasi ini dapat memudahkan masyarakat khususnya wajib pajak dalam melaksanakan kewajibannya.
Mengingat, biasanya masyarakat atau wajib pajak enggan berurusan dengan hal administrasi, seperti membayar pajak. Mereka lebih sering menggunakan jasa pihak ketiga.
"Harapan pemerintah, masyarakat ini tidak lagi menggunakan pihak-pihak yang membuat angka wajib pajaknya bertambah. Kebiasaan yang harus diubah," ucapnya.
Oleh sebab itu, pihaknya berharap digitalisasi ini dapat tersosialisasikan dan tersistem dengan baik.
"Perlu sosialisasi yang masif dan tersistem terkait digitalisasi ini. Jadi, mari pelan-pelan kita ubah pelayanan untuk mengikuti perkembangan digital," kata Tengku Alisyahbana.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bapenda Kobar Nursyah Ikhsan menyampaikan dengan sistem digitalisasi agar semua yang dilakukan oleh SOPD atau stakeholder terkait itu dapat terarah, terkontrol dan satu tujuan.
"Tidak lagi berjalan sendiri-sendiri yang hasilnya tidak optimal dan akan memberikan dampak yang kurang baik terhadap optimalisasi PAD," ungkapnya.
Harapannya dengan melakukan digitalisasi ini, semua pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih efektif, efisien, transparansi dan akuntabel sebagai wujud Kobar menuju Smart City.
"Dalam hal ini, kita bekerja sama dengan perbankan yang menyediakan kanal-kanal pembayarannya," imbuhnya.
Dkatakan Ikhsan, dengan adanya kemudahan dalam proses pembayaran pajak diharapkan dapat meningkatkan PAD, karena wajib pajak memiliki akses yang mudah dalam menunaikan kewajibannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/level-kobar-1.jpg)