Liga Perancis
Bursa Transfer PSG Sumbangsih Messi Agar Mbappe ke Real Madrid, Barcelona Turut Disinggung
Kabar Mbappe ke Real Madrid menjadi pembicaraan hangat di bursa transfer Eropa musim ini.
TRIBUNKALTENG.COM - Kabar Mbappe ke Real Madrid menjadi pembicaraan hangat di bursa transfer Eropa musim ini.
Lionel Messi turut memberikan andil agar Mbappe ke Real Madrid sebelum pergi dari Paris Saint-Germain. Messi meminta Kylian Mbappe untuk memilih Real Madrid daripada Barcelona.
Masa depan Lionel Messi di Paris Saint-Germain sempat menjadi perbincangan banyak media di Eropa.
Rumor soal masa depan Messi itu pun semakin memanas dengan kabar bahwa sang pemain ingin pulang ke Barcelona.
Tidak hanya itu, Messi juga sempat mendapat tawaran super megah dari klub Arab Saudi, Al Hilal.
Akan tetapi, La Pulga akhirnya memilih klub Major League Soccer (MLS), Inter Miami, sebagai pelabuhan karier selanjutnya.
Baca juga: Transfer Pemain Liga Italia, Messi Turki ke AC Milan dan Lukaku Ogah Dijual Inter Milan
Baca juga: Keuangan Real Madrid Bermasalah Picu Mbappe Gagal Tinggalkan PSG, Los Blancos Punya Opsi
Messi memutuskan untuk bergabung dengan klub milik David Beckham tersebut karena alasan keluarga.
Dengan keputusan Messi itu, drama sang megabintang dengan PSG pun akhirnya berakhir.
Namun, pembahasan soal Messi dan PSG kembali mencuat ke media baru-baru ini.
Dilansir dari Defensa Central, kapten timnas Argentina tersebut sempat memberikan pesan terakhir.
Menariknya, pesan terakhir di PSG itu ia sampaikan kepada bintang asal Prancis, Kylian Mbappe.
Dalam pesannya, Messi mengaku sangat ingin melihat Mbappe bermain untuk Barcelona.
Akan tetapi, Messi mempersilakan penyerang berusia 24 tahun tersebut untuk memilih bergabung dengan Real Madrid.
Menurut Messi, Mbappe akan mendapat kepastian soal proyek sepak bola yang bagus apabila bergabung dengan Real Madrid.
"Saya lebih suka Anda pergi ke Barca, tetapi jika Anda ingin pergi ke Madrid, lakukanlah, Anda layak mendapatkan proyek kemenangan yang nyata," kata Messi.
Pesan dari eks megabintang Barcelona tersebut sepertinya benar-benar akan segera terjadi.
Pasalnya, saga transfer Mbappe kembali muncul pada musim panas 2023 ini.
Kapten timnas Prancis tersebut tengah terlibat konflik dengan PSG terkait kondisi kontraknya.
Mbappe tidak tertarik untuk mengaktifkan opsi perpanjangan di dalam kontraknya.
Bahkan, Mbappe sudah mengirimkan surat kepada PSG soal masa depannya.
Dalam surat tersebut, Mbappe menegaskan bahwa ia tidak akan mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak hingga 2025.
Artinya, Mbappe hanya akan bertahan di Parc des Princes hingga kontraknya habis pada 30 Juni 2024 mendatang.
Sebagai informasi, penyerang asal Prancis tersebut memang sempat memperpanjang kontraknya hingga 2025 mendatang.
Namun, dalam klausul kontraknya, Mbappe ternyata tidak langsung memperpanjang masa baktinya selama tiga tahun.
Mbappe hanya memiliki masa kontrak selama 2 tahun hingga 2024 dengan opsi perpanjangan satu tahun hingga Juni 2025.
Opsi perpanjangan tersebut juga hanya akan aktif apabila sang pemain mau mengambilnya sebelum 1 Agustus 2023.
Apabila sudah melebihi batas waktu yang ditentukan, maka Mbappe bisa pergi dari PSG secara gratis pada musim panas tahun depan.
Kondisi tersebut membuat rumor transfer sang pemain ke Real Madrid kembali mencuat.
Namun, hingga saat ini, Real Madrid sendiri belum menyampaikan keinginan mereka untuk berusaha merekrut Mbappe lagi.
* Neymar Ingin Pulang ke Barcelona
Neymar Junior dikabarkan ingin pulang ke Barcelona pada musim panas ini. Ia harus hati-hati karena bisa bernasib seperti Lionel Messi.
Setelah Lionel Messi, Paris Saint-Germain sepertinya akan melepas salah satu pemain bintang mereka lagi.
Kali ini, nama Neymar Junior menjadi salah satu sosok yang kabarnya ingin segera meninggalkan PSG.
Hubungan Neymar dan PSG kabarnya memang sudah memanas dalam beberapa tahun terakhir.
Winger asal Brasil tersebut disebut-sebut sebagai pembelian gagal dan hanya membuang uang yang dimiliki oleh PSG.
Neymar sendiri direkrut PSG dari Barcelona pada 2017 lalu dengan status pemain termahal di dunia.
Les Parisiens harus merogoh kocek sebesar 222 juta euro atau setara dengan Rp3,7 triliun.
Akan tetapi, modal yang dikeluarkan PSG disebut-sebut tidak sesuai dengan kontribusi yang diberikan oleh Neymar.
Neymar justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan karena cedera.
Selain itu, Neymar juga dituding bermain tidak konsisten selama berseragam PSG sejak 2017 lalu.
Catatan 118 gol dan 77 assist dari 173 laga di berbagai kompetisi dinilai belum cukup untuk menutupi modal yang dikeluarkan oleh PSG.
Padahal, PSG mendatangkan winger berusia 31 tahun itu untuk mendapatkan gelar Liga Champions.
Namun, hingga saat ini, Les Parisiens tidak kunjung mampu memperoleh trofi Si Kuping Besar pertama mereka sepanjang sejarah klub.
Neymar justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan karena cedera.
Selain itu, Neymar juga dituding bermain tidak konsisten selama berseragam PSG sejak 2017 lalu.
Catatan 118 gol dan 77 assist dari 173 laga di berbagai kompetisi dinilai belum cukup untuk menutupi modal yang dikeluarkan oleh PSG.
Padahal, PSG mendatangkan winger berusia 31 tahun itu untuk mendapatkan gelar Liga Champions.
Namun, hingga saat ini, Les Parisiens tidak kunjung mampu memperoleh trofi Si Kuping Besar pertama mereka sepanjang sejarah klub.
Hal tersebut membuat manajemen PSG mulai lelah dengan perilaku sang pemain.
Dilansir BolaSport.com dari Sportskeeda.com, PSG berencana untuk melepas Neymar pada musim panas tahun ini.
Eks winger Santos itu kabarnya juga sudah sepakat untuk pergi dan ingin kembali ke Barcelona.
Rumor soal kepulangan Neymar ke Barcelona sebenarnya memang sudah sejak lama berembus.
Akan tetapi, rumor tersebut tidak pernah menjadi kenyataan.
Kali ini, Neymar justru dikabarkan semakin dekat dengan kepulangannya ke Barcelona.
Hanya saja, kepulangannya ke Camp Nou saat ini mungkin bisa dibilang sangat tidak ideal.
Pasalnya, juara Liga Spanyol 2022-2023 itu masih mengalami masalah serius dengan kondisi keuangan mereka.
Barcelona masih harus berurusan dengan masalah margin gaji pemain yang masih melebihi batas Financial Fair Play (FFP) LaLiga.
Masalah itu pula yang membuat Barcelona gagal untuk memulangkan Lionel Messi baru-baru ini.
Barcelona gagal memulangkan Messi karena masih harus menjual banyak pemainnya.
Padahal, Messi tidak ingin Barcelona sampai harus menjual para pemainnya demi bisa merekrut dirinya.
Neymar bisa saja bernasib seperti Lionel Messi apabila memutuskan untuk pulang ke Barcelona.
Oleh karena itu, Neymar sepertinya perlu mempertimbangkan alternatif lain, selain Barcelona.
(TRIBUN KALTENG)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/trio-mnm-19.jpg)