Liga 2 2023
Dicibir Suporter PSIS, Malut United Serius Hadapi Liga 2, Semen Padang Rahasiakan Pemain
Malut United pernah mendapat cibiran dari suporter PSIS Sermarang karena duo pelatihnya, Imran Nahumarury dan Achmad Resal
TRIBUNKALTENG.COM - Tim baru tapi lama Malut United serius menghadapi Liga 2 202 dengan segera menggelar latihan di Jakarta, sementara Semen Padang merahasikan pemain yang disiapkannya.
Tim Malut United pernah mendapat cibiran dari sebagian suporter PSIS Sermarang karena duo pelatihnya, Imran Nahumarury dan Achmad Resal Octavian adalah "buangan" dari tim berjuluk Mahesa Jenar.
Saat di PSIS Semarang, Imran Nahumarury dan Achmad Resal octavian dianggap sebagai penyebab ajloknya performa tim yang kini dibesut pelatih asal Nepal, Gilbert Agius.
Baca juga: Tetiba si Eks PSIS Semarang Jadi Mesin Uang Tokyo Verdy, Pratama Arhan Jelang Laga Timnas Indonesia
Baca juga: Prediksi Susunan Pemain PSIS vs Persijap 11 Juni 2023 Jelang Perhelatan Liga 1 dan Liga 2
Meski demikian, Malud United yang merupakan hasil "take over" klub Liga 2 Putra Delta Sidoarjo itu tidak mempedulikannya.
Mereka serius melakukan persiapan menghadapi Liga 2 2023 yang rencananya bergulir mulai September 2023 mendatang.
Akhir Juni 2023 ini, Malut United berencana mengadakan training center (TC) atau pemusatan latihan di Jakarta.
"Rencananya usai Hari Raya Idul Adha, kemungkinan akhir Juni atau awal Juli, pemain akan kumpul di Jakarta,” kata Asisten Manager Malut United FC, Asghar Saleh.
Tak sekadar latihan, Malut United juga berencana melakukan laga uji coba melawan sejumlah klub di Jawa.
Asghar mengungkapkan, latihan di Jakarta akan diikuti 20 pemain yang 9 di antaranya adalah pemain lokal Maluku Utara yang pernah tampil di Liga 1 dan Liga 2.
Selain itu ada dua pemain asing karena sesuai aturan terbaru, klub Liga 2 boleh diperkuat pemain asing.
Setelah melakukan pemusatan latihan, lanjut Asghar, Malut United akan kembali ke Ternate untuk menggelar launching tim.
Selain Imran Nahumarury dan Achmad Resal Octavian, di skuat Malut United juga ada dua eks pemain PSIS Semarang yakni Muhammad Rio dan Andreas Ado.
Ada juga Rifal Lastori yang pernah bermain di PSIS Semarang sebelum memperkuat PSIM Yogyakarta.
Imran Nahumarury memang pernah menukangi PSIS Semarang dengan hasil tidak maksimal.
Akhirnya dia dicopot dan berpindah ke PSIM Yogyakarta.
Terlebih Achmad Resal Octavian yang meskipun hanya berstatus asisten pelatih namun dinilai suporter "berkuasa" melebihi pelatih sebenarnya.
Bahkan, banyak suporter yang mempertanyakan saat manajemen PSIS Semarang menjadikan Direktur Teknik PSIS Semarang (saat itu) Ian Andrew Gillan sebagai pelatih utama, meskipun sebenarnya di lapangan, Achmad Resal Octavian yang lebih "berkuasa".
Rupanya, sertifikat kepelatihan Resal belum memenuhi syarat sebagai pelatih klub Liga 1.
Selama dibesut Resal, performa PSIS Semarang juga terseok-seok hingga akhirnya dia dicopot.
Take Over
Seperti diwartakan sebelumnya, Liga 2 2023 bakal diikuti klub baru, Malut United FC, yang diarsiteki duo pelatih asal PSIS Semarang.
Dukungan dana besar dimiliki klub Malut United ini dengan tokohnya seorang pengusaha, David Glenn dari PT Mineral Trobos.
Sebenarnya Malut United ini bukanlah sepenuhnya baru, tetapi hasil "take over" klub Liga 2, Putra Delta Sidoarjo.
Untuk mendongkrak kualitas klub dalam persaingan Liga 2 2023 mendatang, sejumlah pelatih dan pemain yang rata-rata berasal dari Maluku pun didatangkan.
Untuk kepelatihan sudah ada dua sosok berpengalaman dari PSIS Semarang, yakni Imran Nahumarury dan Achmad Resal Octavian.
Selain pelatih sejumlah eks pemain PSIS Semarang juga gabung antara lain Andreas Ado dan Muhammad Rio.
Terakhir Imran Nahumarury menangani PSIM Yogyakarta.
Sementara Ahmad Resal dicopot seiring menurunnya performa PSIS Semarang di Liga 1 2022.
Tak hanya di sisi kepelatihan, meski sudah memiliki sejumlah pemain, mereka kabarnya masih berusaha "membajak" pemain-pemain asal Maluku yang kini bertebaran di klub lain, baik Liga 1 maupun Liga 2.
Malut United FC dimiliki dua perusahaan, yakni PT Malut Maju Sejahtera dan PT Mineral Trobos Group.
Direktur PT Malut Maju Sejahtera, Zainuddin Umasangadji menjelaskan pembentukan klub ini digagas pada akhir 2022.
Pembicaraan itu melibatkan beberapa tokoh, yang diinisiasi oleh PT Mineral Trobos.
Semen Padang rahasiakan pemain
Lain lagi dengan klub Liga 2 2023, Semen Padang.
Mereka merahasiakan para pemainnya, meski pelatih kepala Semen Padang FC Delfi Adri mengatakan sudah ada 26 pemain yang mengikat kerja sama secara lisan dengan manajemen tim.
Tak hanya itu, dia juga mengungkapkan manajemen Semen Padang sudah memberikan "uang muka" untuk para pemain itu.
Siapa saja mereka? “Tunggu saja nanti kita perkenalkan," ucap Delfi Andri.
Namun dia membenarkan kabar yang menyebut dua pemain senior Semen Padang, Rudi dan Vendry Mofu tidak dipakai lagi.
“Tidak hanya mereka, juga ada pemain lain. Kita tidak memperpanjang kerja sama berdasarkan evaluasi," tegas Delfi Andri.
Menurut dia, pemain lama yang dipertahankan sebanyak 50 persen.
Untuk pemain asing, Delfi Andri akan menunggu perkembangan regulasi baru dari PSSI.
Kabarnya Liga 2 2023 akan diikuti 28 tim.
Mereka akan dibagi 4 grup yang masing-masing berisi 7 pemain dengan menggunakan sistem home and away.
Dua tim terbaik tiap grup masuk 16 besar yang terbagi 2 grup.Dan, 2 tim terbaik akan lolos semifinal lalu final.
Tiga tim teratas akan promosi ke Liga 1.
Sementara 3 tim terburuk di babak penyisihan grup akan berjuang di babak 12 besar.
Ada 2 grup di mana 3 peringkat terbawah atau 6 tim yang akan degradasi ke Liga 3. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Imran-psis-baru.jpg)