Berita Gunung Mas

Pemburu Emas Serbu Bukit Naga Tewah Gunung Mas Kalteng Gegara Batu Urat Emas 70 Gram

Ratusan orang pemburu emas silih berganti mendatangi Desa Sumur Mas, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas, Kalteng

Penulis: Pangkan B | Editor: Dwi Sudarlan
Istimewa
Para pemburu emas menyerbu kawasan Bukit Naga Desa Sumur Emas Kecamatan Tewah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. 

TRIBUNKALTENG.COM - Hingga Rabu (18/1/2023), ratusan orang pemburu emas silih berganti mendatangi Desa Sumur Mas, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Mereka datang untuk mencari keberuntungan mendapatkan batu emas dengan cara menambang secara tradisional di kawasan yang disebut Bukit Naga.

Mereka datang dan menggali tanah untuk mendapatkan "batu emas" secara berkelompok, minimal 3 orang.

Bahkan banyak pula orang yang mengaku dari luar Gunung Mas datang ke desa tersebut.

Baca juga: Rawan Longsor Susulan di Tambang Emas Ilegal, Polsek Sekatak Bongkar Tenda dan Lapak Penambang

Baca juga: Harga Emas di Kota Sampit Kotim Naik dalam 2 Pekan, Antusias Pembeli Tetap Ramai

Baca juga: Ricuh Tambang Emas Murung Raya, Bupati Perdie Yoseph Usulkan Wilayah Pertambangan Rakyat

Kedatangan para pemburu batu emas itu dipicu hebohnya kabar adanya warga yang menemukan batu yang mengandung serbuk emas hingga 70 gram.

Warga menyebutnya batu urat mas.

Berdasar penuturan sejumlah pemburu emas, kabarnya ada beberapa orang yang mendapatkan batu yang diduga memiliki serbuk emas.

Akan tetapi banyak yang harus pulang dengan tangan hampa setelah sehari hingga 2 hari menggali tanah dan memecah batu-batu di kawasan Bukit Naga.

"Saya dan teman-teman sudah sejak Senin (16/1/2023) di sini, tetapi tidak mendapat batu emas. Kalau hari ini masih tidak dapat, kami akan pulang," kata Amran, Rabu (18/1/2023) pagi.

Para pemburu emas menyerbu Desa Sumur Emas Kecamatan Tewah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.
Para pemburu emas menyerbu Desa Sumur Emas Kecamatan Tewah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. (Istimewa)

Berdasar pantauan, para pemburu itu datang pagi dan meninggalkan kawasan Bukit Naga saat petang.

Akibat penambangan tradisional yang dilakukan para pemburu emas itu, kawasan itu kini penuh lubang-lubang bekas galian.

Selama aktivitas penambangan itu berlangsung, sejumlah polisi terus melakukan penjagaan dan meminta para penambang untuk selalu berhati-hati. 

Sebelumnya, Kapolsek Tewah Ipda Teguh Triyono mengungkapkan, ramainya orang datang ke Desa Sumur Mas  memang berawal dari beredarnya kabar ada warga yang menemukan batu urat emas.

"Kabarnya, setelah dia menghancurkan bongkahan batu tersebut dan ketika dikumpulkan, serpihan emas yang ada memiliki berat sekitar 70 gram," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved