KPU Kalteng

KPU Kalteng Gelar Sosialisasi Disabilitas Pemilu 2024, Ajak Berperan Aktif Dalam Setiap Tahapan

KPU Kalteng menggelar sosialisasi peranan disabilitas dalam Pemilu 2024, bertempat di Hotel Swiss Bell, Palangkaraya, Senin (26/12/2022)

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Ghorby Sugianto
KPU Provinsi Kalimantan Tengah menggelar sosialisasi peranan disabilitas dalam pemilu 2024 di Hotel Swiss Bell, Palangkaraya, Senin (26/12/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - KPU Kalteng menggelar sosialisasi peranan disabilitas dalam Pemilu 2024, bertempat di Hotel Swiss Bell, Palangkaraya, Senin (26/12/2022).

Kegiatan yang dihadiri perwakilan 5 perkumpulan penyandang disabilitas itu untuk memberikan pendidikan pemilih, informasi, semangat dan motivasi.

Ketua KPU Kalteng Harmain Ibrohim menuturkan, kondisi keterbatasan penyandang disabilitas tidak menghalangi untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu.

"Ada perkumpulan lima disabilitas. Penyandang disabilitas adalah bagian yang menjadi prioritas KPU untuk mendapatkan sosialisasi dan pendidikan pemilih," katanya.

Catatan KPU Kalteng pada 2019 terdapat daftar pemilih tetap penyandang disabilitas sebanyak 3.397 jiwa, jumlah tersebut bakal diperbarui pada Pemilu 2024 nantinya.

Kontrak KPU Kaltenb 8
Sosialisasi Pemilu 2024 bagi penyandang disabilitas oleh KPU Kalteng yang bertempat di Hotel Swiss Danum, Palangkaraya, Kalteng, Senin (26/12/2022) pagi. (ISTIMEWA)

Menurutnya, partispasi pemilu tidak hanya sekedar memilih pada hari pencoblosan, namun dapat berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan.

"Kawan-kawan disabilitas bisa berpartisipasi menjadi bagian agen sosialisasi misalnya menjadi relawan demokrasi," beber Harmain Ibrohim.

Pengalaman Pemilu 2019, penyandang disabilitas yang menjadi relawan demokrasi sebanyak 25 orang di setiap kabupaten kota di Kalteng.

"Kami juga menawarkan ambil bagian menjadi penyelenggara Ad Hoc kita," tuturnya.

Pada hari hal Pemilu 2024, sesuai peraturan dan amanat undang-undang, penyandang disabilitas disediakan Tempat Pemungutan Suara yang ramah disabilitas.

"Untuk pencoblosan nanti ada template untuk tuna netra, sementara untuk Pilpres. Untuk disabilitas yang lain, dalam undang-undang dapat dibantu oleh orang yang dipercaya dan ditunjuk," jelasnya.

Adanya perkumpulan disabilitas di Kalteng dinilai menjadi nilai tawar kepada calon yang berkompetisi di pesta demokrasi, untuk kepentingan para kaum disabilitas. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved