BKKBN Kalteng

Peran Mulia dan Strategis Ibu dalam Pemenuhan Gizi untuk Cegah Stunting

Perwakilan BKKBN Kalteng bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Seruyan mengunjungi keluarga risiko stunting

Editor: Dwi Sudarlan
BKKBN Kalteng
Perwakilan BKKBN Kalteng bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Seruyan yang terdiri dari Bappeda, DP3AP2KB, Dinkes, Koordinator Satgas Stunting Provinsi, Kodim, Dinsos, Dinas PMDes, dr. Spesialis Anak, Puskesmas Persil Raya, Camat Seruyan Hilir, Kades Persil Raya melakukan kunjungan pada keluarga risiko stunting. 

TRIBUNKALTENG.COM - Dalam rangka memperingati Hari Ibu Ke-94 Tahun 2022. Sosok seorang ibu di Kalimantan Tengah tidak berbeda dengan sosok seorang ibu di seluruh Indonesia yaitu memegang peranan penting terhadap Kesehatan serta pemenuhan gizi keluarga terutama untuk menghindari risiko stunting yang dikatagorikan sebagai kekurangan gizi kronis.

Maka seorang ibu hendaknya mendapatkan edukasi khusus tentang bagaimana menjaga pola hidup yang sehat, memenuhi gizi pada anak dan keluarga serta mengetahui sanitasi yang baik untuk Kesehatan.

Dalam suatu istilah Seorang Wanita disebut sebagai “ Tiang Keluarga ” hal ini mengandung makna bahwa selayaknya tiang pada bangunan adalah tiang yang kokoh akan membuat sebuah bangunan lebih kuat dan lebih tangguh. Begitu pula dalam keluarga, ibu harus menjadi sosok yang kuat dan Tangguh dalam pemulihanya jika dalam suatu keluarga terjadi masalah Kesehatan terlebih masalah gizi yang bisa berakibat terjadinya stunting.

Sekalitan dengan hal peran ibu dalam memenuhi gizi keluarga untuk menghindari stunting dan sebagai tindak lanjut dari kegiatan Audit Kasus Stunting di Kabupaten Seruyan yang telah dilaksanakan pada bulan September dan Oktober Perwakilan BKKBN Kalteng bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Seruyan yang terdiri dari Bappeda, DP3AP2KB, Dinkes, Koordinator Satgas Stunting Provinsi, Kodim, Dinsos, Dinas PMDes, dr. Spesialis Anak, Puskesmas Persil Raya, Camat Seruyan Hilir, Kades Persil Raya melakukan kunjungan pada keluarga risiko stunting.

Adapun Identifikasi dan penyebab risiko stunting pada kedua balita tersebut adalah dari UPTD Puskesmas Kuala pembuang II dan Poskesdes Pemantang Panjang pemberian PMT berupa biskuit, kunjungan rumah dengan melakukan penimbangan BB dan pengukuran TB, LK dan LILA per minggu, edukasi tentang PHBS dan PMBA, dari pemdes setempat diberikan bantuan PMT, susu dan multivitamin, dari rumas sakit terapi yang sudah diberikan susu tinggi kalori, tinggi protein, siruf FE (maxpofer), vitamin, edukasi tentang Feeding Rule dan Picky Eater dari ahli gizi di RS, menu untuk Batita, pemeriksaan laboratorium darah lengkap, pemeriksaan fases, pemeriksaan foto Rontgen.

Plt. Kepala BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah Dr. Dadi Ahmad Roswandi, M.Si menyatakan, “ Melalui Peringatan Hari Ibu diharapkan seorang ibu mempunyai tugas mulia dan strategis di Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Seruyan bisa menjadi ibu yang hebat yang mengerti akan kebutuhan gizi bagi keluarga dan anak-anaknya juga mengerti sanitasi yang sehat untuk keluarga sehingga bisa terhindar dari risiko stunting.“

BKKBN Kalteng menggelar peringatan Hari Ibu sekaligus menggelorakan semangat mengatasi permasalahan stunting.
BKKBN Kalteng menggelar peringatan Hari Ibu sekaligus menggelorakan semangat mengatasi permasalahan stunting. (BKKBN Kalteng)

Pada kesempatan ini Bupati Seruyan melalui Bappeda Kabupaten Seruyan yang ikut hadir dalam kunjungan ini menyatakan. “Pelaksanaan Audit Kasus Stunting adalah upaya untuk mengidentifikasi risiko stunting dengan mengetahui penyebab sebagai upaya pencegahan, perbaikan tata laksana kasus serupa dan analisis faktor terjadinya risiko stunting. Maka melalui audit kasus stunting diperoleh rekomendasi penanganan kasus dan upaya pencegahan dan dilanjutkan dengan melakukan evaluasi dan monitor langsung kepada keluarga yang berisiko stunting untuk melihat langsung perkembangan fisiknya setelah dilakukan penanganan oleh para ahli.“

Sementara itu Kepala Desa Persil Jaya saat dikonfirmasi menyatakan menyambut baik kunjungan yang dilakukan oleh BKKBN Prov. Kalteng bersama TPPS Kab. Seruyan karena hal ini selain berdampak baik pada perkembangan Kesehatan keluarga risiko stunting juga akan memberikan motivasi baik bagi keluarga.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved