Pelatihan Karya Tulis Ilmiah

BRIN Bersama Mukhtarudin Gelar Pelatihan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa di Kotim

Pelatihan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah bagi Mahasiswa digelar di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu 11 Desember 2022.

Penulis: Danang Ristiantoro | Editor: Fathurahman
Mukhtarudin untuk Tribunkalteng.com
Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin (baju putih) Foto bersama pemateri dan peserta Pelatihan KTI di Sampit, Kotawaringin Timur. Pelatihan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah bagi Mahasiswa digelar di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, pada Minggu, 11 Desember 2022. 

TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALAN BUNPelatihan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah bagi Mahasiswa digelar di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu, 11 Desember 2022.

Kegiatan pelatihan penyusunan karya ilmiah tersebut kerjasama atau kolaborasi antara BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) bersama Komisi VII DPR RI di wilayah Kalimantan Tengah.

Diadakannya kegiatan Pelatihan penyusunan karya tulis ilmiah itu sebagai upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di Indonesia, sehingga program pelatihan digencarkan dan dimasifkan hingga ke pelosok negeri.

Melalui aspirasi anggota Komisi VII DPR RI Dapil Kalimantan Tengah Mukhtarudin, kegiatan pelatihan KTI (Karya Tulis Ilmiah) dilaksanakan di Sampit, Kotawaringin Timur.

Jumlah peserta sebanyak 200 orang mahasiswa dari STIKIP Muhammadiyah, Universitas Darwan Ali, LPP Quantum dan Akademi Kebidanan Sampit.

Mukhtarudin mengatakan, Pelatihan KTI tersebut merupakan pelatihan yang ke 10 kalinya diadakan di Kalimantan Tengah, sebelumnya untuk Guru SMA di Pangkalan Bun, Sampit, Pulang Pisau dan Kapuas.

 Pelatihan KTI untuk Mahasiswa dan Guru dilaksanakan di Pangkalan Bun dan Katingan.

"Selain pelatihan KTI, ada pula Pelatihan Literasi Digital di Pangkalan Bun dan hari ini Pelatihan Pengolahan Ikan yang dilaksanakan di Sampit," kata Mukhtarudin, Senin (12/12/2022).

Sedangkan tahun lalu, pelatihan lainnya bersama BRIN juga sudah pernah diadakan, seperti pelatihan publikasi jurnal ilmiah bagi dosen dan mahasiswa, pelatihan teknologi pengembangan bibit tanaman dan lain sebagainya.

"Tentunya diharapkan akan terus dilanjutkan dengan berbagai jenis pelatihan lainnya di Kalteng," ungkapnya.

Dikatakan dia, pembangunan dalam bidang apapun, baik SDM , infrastruktur, pertanian, kesehatan dan lain- lain, harus berorientasi pada riset. Sebab, aktivitas tanpa perencanaan atau riset tidak bagus jadinya.

"Oleh karena itu ke depan kita ingin memajukan riset, agar tidak tertinggal dengan negara lain," kata Mukhtarudin.

BRIN adalah badan yang dibentuk dari berbagai badan riset yang dilebur menjadi satu, seperti BPPT, Bapeten dan LIPI.

Sebagai badan yang baru,  BRIN harus terus mensosialisasikan eksistensi dan kehadirannya di masyarakat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kalteng
  • Berita Terkait :#Pelatihan Karya Tulis Ilmiah
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved