Berita Kalbar

Murung dan Pendiam Usai Istri Meninggal, Pria di Beduai Sanggau Akhiri Hidup Dengan Cara Tak Wajar

Seorang Pria di Beduai Sanggau Kalimantan Barat nekat akhiri hidup dengan cara tak wajar di Pohon Nangka setelah sepekan istri meninggal.

Editor: Fathurahman
ILUSTASI/ istimewa
ILUSTRASI. Pria di Beduai Sanggau Kalbar berinisial RR nekad akhiri hidup dengan cara tak wajar gantung diri dengan seutas tali di pohon nangka di kebun miliknya, Selasa 6 Desember 2022. 

TRIBUNKALTENG.COM, SANGGAU - Seorang Pria di Beduai Sanggau nekat akhiri hidup dengan cara tak wajar di Pohon Nangka setelah sepekan istri meninggal.

Infomasi terhimpun seminggu setelah sang istri meninggal, pria di beduai Sanggau ini terlihat sering murung dan tiba-tiba jadi pendiam.

Tanda-tanda yang agak lain juga nampak terlihat dari Pria di beduai Sanggau ini, karena saat diajak bicara sering tak nyambung.

Tak lama setelah itu Pria inisial RR ini, lalu nekat akhiri hidup dengan cara tak wajar  gantung diri dengan seutas tali di pohon nangka di kebun miliknya di Dusun Timaga, Desa Thang Raya, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Selasa 6 Desember 2022.

Baca juga: Tangkap Ikan Pakai Alat Setrum, Buruh Lepas di Desa Semangat Dalam Alalak Tewas Tersengat Listrik

Baca juga: Bayi Ditemukan di Teras Rumah Jalan Wonodadi Sungai Raya, Putri Bungsu Ketua RT Ingin Mengadopsi

Baca juga: Miliki 12 Paket Sabu Berat 0,65 Gram Siap Edar, Pria Tabukan Batola Diringkus di Pinggir Jalan

Baca juga: Arus Pendek Listrik Diduga Jadi Penyebab, Damkar Palangkaraya Tangani 2 Kebakaran Dalam Semalam

Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan melalui Kasat Reskrim Polres Sanggau AKP Sulastri menjelaskan kronologis kejadian yakni pada Senin 5 Desember 2022 sekira pukul 21.00 Wib, setelah selesai acara sembahyang tujuh hari almarhum istrinya, RR meninggalkan rumah dengan membawa satu buah kursi yang terbuat dari kayu.

"Selanjutnya pergi dengan menggunakan motor miliknya ke arah Kecamatan Sekayam. Sekitar pukul 00.30 Wib, saksi NA (abang kandung korban) curiga korban belum pulang ke rumah, maka saksi bersama lima orang lainnya melakukan pencarian di kebun sawit milik korban," katanya, Rabu 7 Desember 2022.

Setelah sampai di kebun sawit tersebut ditemukan korban sudah dalam keadaan tergantung dengan seutas tali di pohon nangka (samping pondok kebun sawit), Kemudian saksi bersama lima orang lainnya mengevakuasi korban dan selanjutnya melaporkan ke Polsek Beduai.

"Kemudian dilaksanakan olah TKP pada Selasa 6 Desember 2022 pukul 13:30 Wib. Olah TKP di laksanakan oleh Kanit Reskrim Polsek Beduai berserta anggotanya dan unit ident Sat Reskrim Polres Sanggau," jelasnya.

"Di TKP ditemukan 1 buah pondok yang terletak di kebun sawit dan di samping kanan pondok terdapat 1 pohon nangka. Dan di TKP pengukuran tempat gantung diri dari dahan pohon nangka ke tanah 2,4 Meter,"jelasnya.

Dari hasil Interview terhadap para saksi yang menerangkan bahwa pada Minggu 4 Desember 2022 bahwa saksi melihat RR, tingkah lakunya sudah berubah yaitu lebih banyak pendiam.

diflfmkf
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP dilokasi ditemukan seorang pria di Beduai Sanggau berinisial RR yang akhiri hidu dengan cara tak wajar gantung diri dengan seutas tali di pohon nangka di kebun miliknya di Dusun Timaga, Desa Thang Raya, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Selasa 6 Desember 2022. Polres Sanggau. Ist. TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Polres Sanggau

"Dan kalau diajak bicara selalu tidak nyambung dan banyak tertawa sendiri semenjak istrinya meninggal," jelasnya.

Lanjutnya, berdasarkan hasil visum et revertum di Puskesmas Beduai, pada tubuh mayat lainnya tidak ditemukan adanya luka bekas benturan benda tumpul maupun benda tajam (tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan). (*)

 


Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Seorang Pria di Kecamatan Beduai Sanggau Nekat Mengakhiri Hidupnya Dengan Cara Tak Wajar

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved