Berita Palangkaraya

NEWS VIDEO, Baju Bekas Impor Hingga Rokok Ilegal Dumusnahkan Bea Cukai Palangkaraya

Pemusnahan barang hasil penindakan Bea Cukai Palangkaraya dilakukan, Rabu (7/12/2022). baju bekas hingga rokok ilegal dimusnahkan dengan cara dibakar.

Editor: Fathurahman

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pemusnahan barang hasil penindakan pihak Bea Cukai Palangkaraya dilakukan, Rabu (7/12/2022). Baju bekas hingga rokok ilegal dimusnahkan dengan cara dibakar.

Kantor Bea Cukai Palangkaraya melakukan pemusnahan barang milik negara berupa barang hasil penindakan bidang Kepabeanan dan Cukai.

Barang milik negara (BMN) yang dimusnahkan oleh bea cukai Palangkaraya merupakan hasil penindakan selama dua tahun terakhir yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia melalui Kepala KPKNL Palangkaraya.

Plt Kepala Bea Cukai Palangkaraya, Firman Yusuf, Rabu (7/12/2022) mengungkapkan, barang yang dimusnahkan tersebut dengan cara dibakar dan dibuang ke baskom untuk minuman keras tanpa izin.

Baca juga: Wanita Alami Pendarahan Baru Melahirkan, Ungkap Tersangka Pembuang Bayi di Sungai Astambul

Baca juga: Bayi Perempuan Diletakkan di Depan Teras Rumah, Gegerkan Warga Desa Arang Limbung Sungai Raya

Baca juga: Mantan Kades Kalumpang Dalam Diamankan, Diduga Korupsi Dana Desa Rugikan Negara Rp 467.668.500

Baca juga: Seleksi PPPK Kobar 2022, Peserta dari Lamandau dan Sukamara Juga Pakai Gedung CAT Kobar

"Hari ini, kita melakukan pemusnahan sejumlah barang hasil penindakan dari beberapa kabupaten yang masuk dalam wilayah Bea Cukai Palangkaraya," ungkapnya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, barang hasil penindakan yang dimusnahkan diantaranya jenis rokok / tembakau Ilegal dengan jumlah kemasan 15.232 bungkus atau 302.632 batang dimusnahkan dengan cara dibakar.

Selain itu, juga ada tembakau iris illegal 12 pack / 1 kg sejumlah 12.000 gram dimusnahkan juga dengan cara dibakar.

"Barang lainnya berupa Liquid HPTL (Vape) Ilegal sebanyak 20 botol atau 1.560 mililiter dimusnahkan dengan cara dibuang," ujarnya.

Selain itu, minuman mengandung Etil Alkohol / Minuman keras ) Ilegal jumlah kemasan mencapai 1.220 botol atau 655.675 mililiter dimusnahkan dengan cara dibuang cairan isinya dan dihancurkan kemasannya.

Barang lainnya yang dimusnahkan berupa pita cukai bekas jumlah kemasan mencapai 4.775 keping dimusnahkan dengan cara dibakar.

Barang terakhir yang dimusnahkan berupa baju bekas eks-impor ilegal sebanyak 12 karung atau sekitar 15.000 pcs dimusnahkan dengan cara dibakar.

Kantor Bea Cukai Palangkaraya melakukan pemusnahan barang milik negara berupa barang hasil penindakan bidang Kepabeanan dan Cukai.
Kantor Bea Cukai Palangkaraya melakukan pemusnahan barang milik negara berupa barang hasil penindakan bidang Kepabeanan dan Cukai. (tribunkalteng.com / faturahman)

Firman mengatakan, jika di jumlahkan dengan nilai rupiah total nilai barang yang yang dimusnahkan sebesar Rp 742.083.900.

Kegiatan pengawasan dilaksanakan di wilayah kerja KPPBC TMP C Palangkaraya yang meliputi 7 Kabupaten dan 1 Kota yakni, Pulang Pisau, Kapuas, Barut, Barsel, Bartim, Gunung Mas , Murung Raya dan Kota Palangkaraya.

Dari hasil kegiatan pengawasan atau penindakan tersebut, Bea dan Cukai Palangkaraya Berhasil menambah penerimaan negara dari pengenan sanksi administrasi sebesar total Rp 244.800.000. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved