Breaking News:

Berita Kalsel

Eks CO Karyawan BTPN Syariah Binuang Kalsel Diamankan, Diduga Gelapkan Uang Nasabah

Seorang eks Community Officer atau CO pada Bank BTPN Syariah Cabang Binuang Kalsel diduga menggelapkan uang nasabah sehingga diamankan petugas.

Editor: Fathurahman
ILUSTRASI
ILUSTRASI. Resmob Satreskrim Polres Tapin berhasil mengamankan HY (24) tersangka penggelapan dalam jabatan di Bank BTPN Syariah Cabang Binuang, Selasa, (06/12/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, RANTAU - Seorang eks Community Officer atau CO pada Bank BTPN Syariah Cabang Binuang Kalsel diduga menggelapkan uang nasabah sehingga diamankan petugas.

Tersangka HY merupakan eks karyawan Bank BTPN Syariah yang menjabat sebagai CO (Community Officer) saat ini berurusan dengan pihak kepolisian.

Mantan Karyawan Bank BTPN ini menggelapkan uang nasabah dengan modus simpan pinjam atau kredit,  namun uang nasabah yang telah disetujui tidak semua dicairkan, malah diduga digelapkan oleh tersangka dengan kisaran dana antara Rp 1 juta hingga Rp 6 juta.

Resmob Satreskrim Polres Tapin sudah berhasil mengamankan HY (24) tersangka penggelapan dalam jabatan di Bank BTPN Syariah Cabang Binuang, Selasa, (06/12/2022).

Baca juga: Pemkab Sintang Siapkan Rp 3 Miliar Perbaiki Jalan, Warga Sepakat Buka Portal Penutup Jalan

Baca juga: Pria Pengangguran Warga Basirih Banjarmasin Ditangkap, 17 Paket Sabu Dalam Kotak Rokok Disita

Baca juga: Lima Daerah Belum Memenuhi Kuota, Pendaftaran Badan Adhoc KPU Kalteng Akan Diperpanjang

Baca juga: Bohongi Mantan Suami Luka Memar Jatuh di Got, Ibu di Kalsel Aniaya Anak Kandung Hingga Tewas

Tersangka HY (24) yang tersangkut kasus penyalahgunaan jabatan ini merupakan warga Desa Tebing Siring, Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut.

Kapolres Tapin, AKBP Ernesto Saiser melalui Kasat Reskrim, AKP Haris Wicaksono mengatakan bahwa tersangka HY merupakan eks karyawan Bank BTPN Syariah yang menjabat sebagai CO (Community Officer).

"Tersangka bertugas menawarkan simpan pinjam bagi nasabah di bank tersebut," jelasnya.

AKP Haris mengatakan adapun alasan tersangka kepada para korban (Nasabah) yakni belum ada pencairan dari pihak Bank.

"Sementara Bank memang sudah menyetujui pinjaman Nasabah, namun tersangka tidak menyerahkan semua dana tersebut," jelasnya.

AKP Haris mengatakan saat penginputan, hanya sebagian dana yang diserahkan kepada para nasabah.

"Dana milik nasabah yang digelapkan beraneka ragam dari Rp 1 juta hingga Rp 6 juga," jelasnya.

Haris mengatakan jadi totalnya ada 17 Nasabah dan total dana yang digelapkan sebesar Rp. 55.000.000.

"Dari hasil audit, pihak Bank telah mengeluarkan dana sebesar Rp. 115.000.000, namun tersangka hanya menyerahkan Rp. 60.000.000 kepada para nasabah dan Rp. 55.000.000 digelapkan tersangka," lanjutnya.

kjnlvmvg
Kasat Reskrim Polres Tapin, AKP Haris Wicaksono (Tengah) saat menunjukkan daftar nama para nasabah di Bank BTPN Syariah Cabang Binuang yang dananya digelapkan tersangka, Selasa (6/12/2022). Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Senne

Haris mengatakan dana yang dikeluarkan bank tidak diserahkan seutuhnya kepada para nasabah dan alasan yang digunakan tersangka kepada para nasabah yakni permohonan tidak dikabulkan sesuai dengan pengajuan.

"Atas tindakannya, tersangka ini dijerat pasal 374 KUHPidana dengan ancaman hukuman kurungan lima tahun penjara," tegasnya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Gelapkan Uang Nasabah, Mantan Karyawan Bank BTPN Syariah Cabang Binuang Diamankan Polisi , .

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved