Berita Palangkaraya

Bhabinkamtibmas Polsek Pahandut Mediasi Warga Tanjung Pinang Berseteru Masalah Hutang Piutang

Bhabinkamtibmas Polsek Pahandut mediasi terhadap dua warganya, berseteru tekait masalah utang piutang, Jalan Karanggan, Tanjung Pinang, Palangkaraya

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Bripka Nur Rohim untuk Tribunkalteng.com
Bhabinkamtibmas Polsek Pahandut Bripka Nur Rohim saat melakukan mediasi antara Bapak Kasiman dan Bapak Tasirun terkait masalah utang piutang, Senin (5/12/2022) malam. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Bhabinkamtibmas Polsek Pahandut lakukan mediasi terhadap dua warganya, berseteru tekait masalah utang piutang, Senin (5/12/2022).

Berlokasi Jalan Karanggan, Kelurahan Tanjung Pinang, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Adapun kedua warga yang berseteru akibat permasalah hutang piutang ialah Kasiman (33) dan Tasirun (41).

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Pahandut Kompol Susilowari, melalui Bhabinkamtibmas Polsek Pahandut Bripka Nur Rohim.

“Polsek Pahandut mendatangi warga binaannya, yakni Kasiman dan Tasirun yang diketahui memiliki permasalahan hutang piutang dan berinisiatif menyelesaikan permasalahan tersebut,” terangnya, Selasa (6/12/2022).

Dengan cara mediasi antar kedua belah pihak, Bripka Nur Rohim pun mencoba menyelesaikan perseteruan tersebut.

Baca juga: Pencurian di Palangkaraya, Parkir Depan Rumah, Motor Supra Warga Baru Jalan Banteng Digasak Maling

Baca juga: Curi Kotak Amal Masjid di Palangkaraya, Pria Warga Jalan Bukit Indah Diamankan Polsek Pahandut

“Permasalahan tersebut muncul dari bisnis kerja sama terkait jual beli buah kelapa muda antar kedua belah pihak,” kata Bhabinkamtibmas Polsek Pahandut.

Yang mana Kasiman menyepakati untuk melakukan pinjaman uang sebesar Rp 57.450.000 kepada Bapak Tasirun.

Berjalannya waktu, Kasiman pun mengalami kendala dalam melakukan pembayaran utang tersebut.

“Karena mengalami kendala dalam melakukan pembayaran uang yang dipinjam, Tasirun pun merasa keberatan. Kemudian kita melakukan mediasi untuk penyelesaiannya,” ungkap Bripka Nur.

Babinkamtibmas Polsek Pahandut, pun mencoba untuk memahami akar permasalahan tersebut dan menawarkan sejumlah solusi.

Solusi yang diberikan guna menyelesaikan pembayaran hutang piutang antara Kasiman dan Tasirun.

Yang mana kemudian kesepakatan tersebut dibuatkan dan dituangkan dalam bentuk surat pernyataan.

“Dalam surat pernyataan ini disepakati bahwa Bapak Kasiman membayar nilai utang tersebut dengan cara menyerahkan satu unit mobil pickup beserta BPKB miliknya kepada Bapak Tasirun," jelas Bripka Nur.

Baca juga: Dipicu Hutang Piutang Antar Saudara di Palangkaraya, Kakak Ipar Ancam Adik Pakai Pisau

Baca juga: Personel Bhabinkamtibmas Polsek Pahandut Cek Lokasi Kejadian Dugaan Pelecehan Seksual dari Warga

Usai disepakati, kedua belah pihak kemudian menandatangani surat pernyataan di atas materai Rp 10 ribu.

“Hal ini dilakukan agar surat pernyataan ini memiliki kekuatan hukum dan dapat dipertanggungjawabkan pada kemudian hari,” ujarnya.

Selesainya permasalahan tersebut membuat keduanya telah sepakat untuk berdamai, dan menyatakan tidak ada tuntutan terkait pemasalahan hutang piutang kedepannya.

Serta menganggap permasalahan antar kedua belah pihak tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Semoga hal ini dapat berdampak positif bagi stabilitas kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kelurahan Tanjung Pinang,” tutup Bripka Nur Rohim. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved