Breaking News:

Berita Kaltim

Banjir Kiriman Akibat Luapan Sungai Belayan Merendam 11 Desa di Kembang Janggut Kukar Kaltim

Banjir kiriman akibat luapan Sungai Belayan Kutai Kartanegara wilayah hulu, Kaltim mengakibatkan 11 desa di Kecamatan Kembang Janggut terendam air

Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Ilustrasi, Kondisi banjir melanda permukiman warga di Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, TENGGARONG – Intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur mengakibatkan banjir disejumlah daerah.

Bahkan banjir melanda wilayah hulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur sejak Jumat (2/12/2022) lalu.

Banjir tersebut merupakan Banjir Kiriman dari Kecamatan Tabang, atau wilayah teratas di hulu Kukar.

Banjir ini disebabkan karena debit air naik imbas curah hujan berlebih yang mengakibatkan Sungai Belayan meluap.

Walhasil, sebanyak 11 desa di Kecamatan Kembang Janggut kini terendam air.

Bahkan, empat hari lalu kedalaman air mencapai dua meter.

"Kalau sekarang, debit air di sekitar bantaran sungai setinggi sekitar satu meter," ujar Camat Kembang Janggut, Tego Yuwono, Selasa (6/12/2022).

Baca juga: Banjir di Kaltim, Rumah Pribadi Wali Kota Bontang Basri Rase Beserta Perabotan & Mobil Terendam

Baca juga: Banjir di Kaltim, Nekat Terobos Genangan Air Banyak Pengendara Motor Gagal Melintas

Dalam dua tahun terakhir, Kecamatan Kembang Janggut sudah 4 kali terdampak Banjir Kiriman.

Pada 2021 sebanyak dua kali, 2022 juga dua kali, di Januari dan Desember.

Tego menambahkan, banjir melanda semua desa di kecamatannya. Namun genangan air tidak sampai menyentuh dataran tinggi.

Hanya pemukiman di dataran rendah, terutama di sepanjang bantaran Sungai Belayan. Memang, Kecamatan Kembang Janggut juga memiliki sejumlah dataran tinggi.

Adapun, desa-desa di Kembang Janggut yang terendam banjir yakni Long Beleh Modang, Long Beleh Haloq, Muai, Pulau Pinang, Bukit Layang, Kelekat, Perdana, Kembang Janggut, Hambau, Loa Sakoh dan Genting Tanah.

"Desa yang berbatasan dengan Tabang yakni Long Beleh Modang yang pertama kali terdampak," sebutnya.

Akibat banjir ini, sebanyak 7.051 jiwa dari 11 desa yang terdampak, air masuk ke dalam rumah warga maupun sekolah.

Baca juga: Banjir di Kaltim, 15.004 Jiwa Terdampak Banjir di Desa Sangatta Utara Kutai Timur

Baca juga: Banjir di Kaltim, Viral Video Tiktok Bule Terjebak Banjir Sangatta & Numpang Truk Terobos Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar telah turun ke lokasi. Perahu karet disiapkan untuk mengevakuasi warga yang sakit maupun yang melahirkan.

Namun demikian, banjir ini hanya sementara dan bertahan dalam beberapa hari. Setelah banjir di Kecamatan Kembang Janggut surut, maka banjir kembali merendam wilayah Kecamatan Kenohan.

“Karena mereka sudah paham, masyarakat tidak ada yang mengungsi kecuali sakit,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul 11 Desa di Kembang Janggut Kukar Terendam Banjir Akibat Sungai Belayan Meluap

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved