Kobar Marunting Batu Aji

Pj Bupati Anang Dirjo dan Plt Sekda Kobar Ajak Masyarakat Sinergi Cegah HIV/AIDS

j Bupati Kobar Anang Dirjo dan Plt Sekda Kobar Juni Gultom, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi mencegah HIV/AIDS

Penulis: Danang Ristiantoro | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Danang Ristiantoro
Pj Bupati Kobar Anang Dirjo saat diwawancarai awak media usai beberapa waktu lalu 

TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALAN BUN - Pj Bupati Kobar Anang Dirjo dan Plt Sekda Kobar Juni Gultom, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi mencegah HIV/AIDS.

Ajakan tersebut direkam dalam sebuah video dan dianggah di akun sosial media resmi milik Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat.

Dalam momentum memperingati hari HIV/AIDS sedunia pada 1 Desember, Pj Bupati Kobar Anang Dirjo mengajak untuk bersama-sama mencegah penyebaran HIV/AIDS.

"Mari kita perkuat komitmen kita dalam memerangi Aids, satukan langkah, cegah HIV, semua setara, akhiri AIDS," ucap Anang Dirjo.

Hal senada juga disampaikan oleh Plt Sekda Kobar Juni Gultom, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap bergerak, bekerjasama dan bersinergi, dalam mencegah dan penanggulangan HIV/AIDS.

"Upaya meredam laju penyebarannya, kita harus menguatkan sinergitas dan kolaborasi dalam pencegahan dan penanggulangan, atau pengendalian HIV/AIDS secara komprehensif," ujarnya.

Secara simbolis, Pj Bupati Kobar Anang Dirjo serahkan bantuan rumah Program BSRS dan RTLH kepada warga.
Secara simbolis, Pj Bupati Kobar Anang Dirjo serahkan bantuan rumah Program BSRS dan RTLH kepada warga. (Prokom Kobar untuk Tribunkalteng.com)

Plt Sekda Kobar Juni Gultom yang juga selaku Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kobar mengatakan, masalah HIV/AIDS ini, perlu untuk mentransformasikan regulasi dan pengetahuan tentang HIV/AIDS.

Terutama kelapisan masyarakat, menanamkan kesadaran pentingnya hidup bersih dan sehat.

Di samping itu juga, perlu membangun kemandirian masyarakat dalam mencegah infeksi dan penularan HIV/AIDS dan infeksi menular seksual (IMS).

Termasuk memberikan kemudahan dalam fasilitasi perawatan bagi yang terinfeksi HIV.

"Bulan laku kami telah menggelar rapat koordinasi (rakor), dalam rangka menanggulangi penyebaran kasus HIV-AIDS di Kobar, untuk memperkuat sinergisitas antara lini," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kobar, selama 4 tahun terkahir sejak tahun 2018-2022, jumlah Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) yang pernah mendapat pengobatan ARV dari pemerintah sebanyak 144 orang, dan mengalami peningkatan.

Dari jumlah 144 orang ODHA di Kobar, 27 orang di antaranya keluar (drop out) dari pengobatan ARV tanpa ada alasan yang jelas, sehingga perlu upaya agar mereka kembali rutin berobat. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved