Info Gempa

Gempa Garut Magnitudo 6,4 Terasa Hingga Jabodetabek, Korban Tewas Gempa Cianjur 334 Orang

Getaran gempa magnitudo 6,4 di Garut, Jawa Barat terasa hingga kawasan Jabodetabek

Editor: Dwi Sudarlan
Istimewa
Ilustrasi gempa bumi magnitudo 6,4 yang terjadi di Garut, Jabaw adan terasa getarannya hingga Jabodetabek. 

TRIBUNKALTENG.COM, GARUT - Getaran gempa magnitudo 6,4 di Garut, Jawa Barat terasa hingga kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi).

Gempa Garut terjadi Sabtu (3/12/2022) pukul 16.49 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tak berpotensi tsunami.  

"#Gempa Mag:6.4, 03-Des-22 16:49:41 WIB, Lok:7.51 LS,107.52 BT (52 km BaratDaya KAB-GARUT-JABAR), Kedlmn:118 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG," tulis akun resmi BMKG @infoBMKG.

Baca juga: INFO Gempa Terkini Terjadi di Garut Jabar M 6,4 Terasa di Bandung, BMKG: Di Cianjur 378 kali

Seperti dilansir Kompas.com, Nadia, warga Depok, mengaku merasakan guncangan tersebut meski hanya sebentar. 

Linimasa Twitter terbaru menunjukkan kepanikan warganet karena merasakan guncangan akibat gempa tersebut.

Salah satunya, kicauan akun Twitter @kotabekasikeren yang melihat lampu bergoyang saat gempa terjadi.

"Minbek lemes banget pas liat lampu goyang-goyang, pada berasa gempa ga Bekasinians?" bunyi tweet tersebut.

Update Gempa Cianjur

Sementara update Gempa Cianjur, Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Jabar Cecep S Alamsyah mengumumkan jumlah korban meninggal dunia bertambah tiga orang.

Tambahan ini membuat total korban meninggal dunia per Sabtu (3/12/2022) menjadi 334 orang.

“Pada hari ini, jumlah korban meninggal dunia bertambah tiga orang. (Total korban) menjadi  334 (korban) jiwa,” ujarnya dalam konferensi pers di Pendopo Cianjur yang ditayangkan di YouTube BNPB.

Cecep mengungkapan ketiga jenazah ditemukan di lokasi yang berbeda yaitu dua korban di Desa Cijedil, kecamatan Cugenang dan sisanya di Warung Sate Sintha.

Sementara, untuk korban hilang per hari ini sejumlah delapan orang.

“Korban hilang atau masih dalam pencarian itu delapan jiwa,” kata Cecep.

Kemudian, kata Cecep, untuk korban luka berat mencapai 593 orang.

“Korban luka berat yang saat ini masih dirawat di semua rumah sakit di wilayah Cianjur sejumlah 49 orang,” katanya.

Lalu dikutip dari gis.bnpb.go.id, terdapat 114.683 warga terpaksa harus mengungsi. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved