Berita Kaltara

Penyelundupan 12 Karung Kosmetik Ilegal Berisi 9.480 Biji Malaysia Diamankan Bea Cukai Nunukan

Penyelundupan 12 karung kosmetik ilegal berisi 9.480 Pcs, dengan berbagai merek berhasil digagalkan Tim SFQR Lanal Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara)

Editor: Sri Mariati
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ilustrasi, penyelundupan 12 karung kosmetik ilegal berisi 9.480 Pcs, dengan berbagai merek berhasil digagalkan Tim SFQR Lanal Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara). 

TRIBUNKALTENG.COM, NUNUKAN – Penyelundupan 12 karung Kosmetik Ilegal berisi 9.480 Pcs asal Malaysia, dengan berbagai merek berhasil digagalkan Tim SFQR Lanal Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Bea Cukai Nunukan menaksir harga jual Kosmetik Ilegal yang diamankan Tim SFQR Lanal Nunukan hingga Rp500 Juta.

Hal itu dikatakan Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea Cukai Nunukan, Kodratullah.

Dia mengatakan, penggagalan Kosmetik Ilegal dari Tawau, Malaysia kali ini terbilang besar baik jumlah barang termasuk nilainya.

Baca juga: Kendaraan Lewat Perbatasan RI-Malaysia di Kalbar Disweeping, Cegah Barang Ilegal & TKI Ilegal

Baca juga: Ditemukan Barang Ilegal di Bulungan Asal Malaysia, Polda Kaltara Perketat Pengawasan

"Jumlah kosmetik yang digagalkan kali ini lumayan besar. Bukan jumlahnya saja tapi kami taksir harga jualnya kisaran Rp400-500 Juta," kata Kodratullah, Rabu (31/11/2022).

Kodratullah menyampaikan, yang terpenting bukanlah soal nilai barang tangkapan, tapi bagaimana sinergi antar petugas di perbatasan lebih ditingkatkan untuk memproteksi masyarakat dari barang ilegal.

"Barang yang masuk dari negeri jiran harusnya hanya bersifat kebutuhan pokok masyarakat. Barang ini tidak memiliki izin dari BPOM. Melanggar UU Kepabeanan. Jadi tidak aman bagi masyarakat," ucapnya.

Dia menuturkan Bea Cukai Nunukan akan segera menyelesaikan ribuan barang tegahan tersebut.

"Kami akan proses barang ilegal itu menjadi Barang Dikuasai Negara (BDN) kemudian ditingkatkan menjadi Barang Milik Negara (BMN)," ujarnya.

Baca juga: BPOM di Tarakan Musnahkan Obat-obatan, Makanan Hingga Kosmetik Ilegal, Hasil Sitaan Tim Gabungan

Baca juga: 4.940 Kosmetik Ilegal Produk Filipina dari Tawau Malaysia Gagal Edar, Polda Kaltara Sita Barbuk

Namun sebelum itu, kata Kodratullah Bea Cukai Nunukan akan mengumumkan kepada publik untuk memberikan kesempatan kepada pemilik menyelesaikan barang tengahan tersebut sebelum menjadi BMN.

"Siapa tahu pemilik barang ini mau menyelesaikannya, ya silahkan. Begitu dia mengakui barang ini miliknya, akan kami tingkatkan ke ranah pidana," tuturnya.

Bila tak ada pemilik ribuan Kosmetik Ilegal tersebut, maka Kementerian Keuangan akan menetapkan sebagai BMN.

"Setelah ditetapkan menjadi BMN, akan ditentukan lagi peruntukkannya apakah dimusnahkan atau seperti apa. Tapi biasanya dimusnahkan. Regulasi yang dilanggar atas tindakan pelaku yakni Pasal 102 Undang-undang Nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan," ungkap Kodratullah. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul Ribuan Kosmetik Ilegal Asal Malaysia Diamankan, Bea Cukai Nunukan Taksir Harga Jual Capai Rp500 Juta,

Sumber: Tribun kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved