Breaking News:

Kota Cantik

Hari AIDS se Dunia, Fairid Naparin Ajak Pola Hidup Sehat dan Jauhi Perilaku Menyimpang

Hari AIDS sedunia Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin, mengajak masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat jauhi perilaku menyimpang cegah HIV AIDS

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/ SRI MARIATI
Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin saat diwawancara di ruang rapat Peteng Karuhei II Balai wali kota, di Jalan Tjilik Riwut Km 5, Palangkaraya, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Hari AIDS se dunia diperingati hari ini, Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin, mengajak masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi perilaku menyimpang untuk mencegah HIV/AIDS.

Menurutnya, virus yang sudah mengakibatkan nyawa banyak orang melayang itu tak mengenal siapa dan apa jabatannya dalam penularannya.

Sehingga diperlukan edukasi dan pembekalan sejak dini terhadap masyarakat.

"HIV tidak mengenal siapapun dan status si penderitanya. Salah satu upaya, tentu dengan pembekalan diri dengan informasi yang benar," katanya, Kamis (1/12/2022).

Pihaknya berkomitmen akan terus mendukung program Indonesia bebas HIV/AIDS 2030, khususnya di Kota Cantik.

Melalui mengedukasikan dan mengajarkan berbagai ilmu kekeluargaan, termasuk bagaimana menjauhkan diri dari narkoba, HIV/AIDS dan persoalan sosial masyarakat bekerja sama dengan pihak terkait.

Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin.
Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin. (Prokompky untuk Tribunkalteng.com)

"Berbagai peningkatan fasilitas kesehatan pun dilakukan Pemko upayakan untuk tidak bertambahnya ODHA di sini," beber Fairid Naparin.

Orang nomor satu Kota Palangkaraya itu turut mengajak masyarakat agar tidak memberikan stigma negatif terhadap penderita ODHA, justru memberikan semangat untuk tetap berkarya di tengah keterbatasannya.

"Yang perlu kita lakukan adalah memberikan dukungan bagi mereka yang terinfeksi supaya kembali bisa berdaya," jelasnya.

Data yang dihimpun Tribunkalteng.com, 600 orang lebih terpapar HIV/AIDS, terbanyak melakukan hubung Seksual yang tidak aman dan beresiko.

400 orang Homo seksual terdata dinas kesehatan, rata-rata di dalamnya adalah Pelajar suka sesama jenis, diakibatkan salah pergaulan dan lingkungan. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved