Breaking News:

Berita Kalsel

Bawa Sajam Kerap Mengancam Warga, Pemuda Pelaihari Kalsel Dibekuk Tanpa Perlawanan

Seorang warga di Pelaihari Kalimantan Selatan diamankan petugas lantaran meresahkan warga dengan membawa senjata tajam dan kerap melakukan pengancaman

Editor: Fathurahman
ILUSTRASI
ILUSTRASI. Seorang pemuda kelahiran Guntungbesar, Pelaihari, Kalsel 9 Februari 1996 mendekam di sel Mapolsek Pelaihari di kawasan Jalan A Syairani, karena kedapatan membawa sajam sehingga membuat keresahan di kalangan masyarakat. 

TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI -Seorang warga di Pelaihari Kalimantan Selatan diamankan petugas lantaran meresahkan warga dengan membawa senjata tajam dan kerap melakukan pengancaman.

Keresahan warga terhadap pemuda tersebut kemudian sampai kepada pihak kepolisian setempat sehingga akhirnya pemuda tersebut di bekuk.

Saat  diamankan petugas, pemuda yang biasanya garang dan melakukan pengancaman tersebut tidak ada  perlawanan saat di bawa ke kantor polisi.

Kini pemuda berinisial ME berusia 26 tahun tersebut berurusan dengan polisi dan menjalani proses hukum akibat ulahnya sendiri.

Informasi diperoleh banjarmasinpost.co.id, Rabu (30/11/2022), warga RT 3 Desa Sungairiam, Kecamatan Pelaihari, itu bahkan telah dijebloskan ke sel.

Baca juga: Jasad Bayi Laki-laki Mengapung di Sungai Martapura, Ditemukan Pemancing Dikira Boneka

Baca juga: Pria Kandangan Diamankan, Kepergok Curi 2 HP Petugas Sound System Saat HUT Kabupaten HSS

Baca juga: Perjudian Kolok-kolok Sungai Pinyuh Mempawah Ditertibkan, 3 Penjudi Diamankan Saat Bermain

Baca juga: Curi Rantai Dari Mobil Tronton di Pelabuhan Dwikora Pontianak, Tersangka Lewat Sungai Pakai Sampan

Pemuda kelahiran Guntungbesar (Pelaihari) 9 Februari 1996 ini mendekam di sel Mapolsek Pelaihari di kawasan Jalan A Syairani, Pelaihari.

"Senin tanggal 28 November 2022 kemarin tersangka kami amankan, sekitar pukul 15.00 Wita," sebut Kapolres Tala AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kapolsek Pelaihari Ipda May Felly Manurung.

Sore itu ME ditangkap personel Polsek Pelaihari di dekat rumah warga Sungairiam di lingkungan RT 3 karena telah meresahkan warga setempat.

"Tersangka membawa senjata tajam (sajam) sambil mengancam warga sekitar," sebut Felly.

Sebelumnya, personel Polsek Pelaihari melakukan penggeledahan badan ME.

Petugas mendapati sebilah sajam jenis pisau.

"Sajam tersebut diselipkan oleh pelaku di pinggang sebelah kanannya," tandas Felly.

Personelnya juga menanyakan apakah memiliki izin membawa sajam.

Lantaran tak bisa menunjukkan izin, ME langsung dibawa ke Mapolsek guna menjalani proses hukum.

Sajam tersebut panjangnya 14 sentimeter, lengkap dengan gagang terbuat dari kayu warna agak putih dan tanpa kumpang.

ME (kaus hitam) ditangkap personel Polsek Pelaihari karena membawa sajam dan mengancam warga, Senin (28/11/2022) sore.
POLSEK PELAIHARI
ME (kaus hitam) ditangkap personel Polsek Pelaihari karena membawa sajam dan mengancam warga, Senin (28/11/2022) sore. POLSEK PELAIHARI 

Panjang keseluruhan sekitar 24 sentimeter.

Felly mengatakan perbuatan tersangka melanggar pasal 2 ayat (1) Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951.

 

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Bawa Sajam dan Takuti-takuti Warga, Pemuda di Tanahlaut Ini Tak Berkutik Ditangkap Polisi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved